RANGKUMAN PAI KELAS 6 SEMESTER 1
Konten Materi :
Bab 1 = Belajar
Huruf Hijaiyah Bersambung, Bacaan Gunnah, dan Surat Al Insyirah
Bab 2 = Asmaul
Husna Al Waliy, Al Hamid, Al Adl, dan As Sabur
Bab 3 = Akhlak
Terhadap Tetangga Dan Non Muslim
Bab 4 = Zakat,
Infaq, dan Sedekah
Bab 5 = Kisah
Keteladhanan Abu Bakar As Shidiq dan Umar bin Kattab
![]()
BAB 1 Belajar Huruf Hijaiyah Bersambung, Bacaan Gunnah,
dan Surat Al Insyirah
A. Membaca Huruf Hijaiyah Bersambung
1. Pengertian Huruf Hijaiyah Bersambung
Huruf hijaiyah
adalah huruf-huruf yang digunakan untuk menulis dan membaca Al-Qur'an. Jumlah
huruf hijaiyah ada 29 huruf.
Dalam Al-Qur'an,
huruf-huruf hijaiyah ditulis secara bersambung sehingga membentuk kata
dan kalimat. Oleh karena itu, kita harus belajar membaca huruf hijaiyah
bersambung dengan benar agar dapat membaca Al-Qur'an dengan baik.
Allah Swt.
berfirman:
وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا
Artinya:
"Dan bacalah Al-Qur'an itu dengan tartil (perlahan-lahan dan
benar)."
(Q.S. Al-Muzzammil: 4)
Mari Berlatih Dengan Membaca Q.S Al Insyirah
:
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ
صَدْرَكَۙ ١
وَوَضَعْنَا عَنْكَ
وِزْرَكَۙ ٢
الَّذِيْٓ اَنْقَضَ
ظَهْرَكَۙ ٣
وَرَفَعْنَا لَكَ
ذِكْرَكَۗ ٤
فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ
يُسْرًاۙ ٥
اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ
يُسْرًاۗ ٦
فَاِذَا فَرَغْتَ
فَانْصَبْۙ ٧
وَاِلٰى رَبِّكَ
فَارْغَبْࣖ ٨
Memahami bacaan
Ghunnah
Ghunnah ialah
setiap huruf nun dan min yang bertasdid.
Contohnya :
نّ
= اَنَّ – اِنَّأ - اِنَّمَا مّ = عَمَّأ
– ثُمَّ - مِمَّأ
Cara membaca
bacaan Ghunnah adalah dengan mengeluarkan suara dengung melalui hidung dan
menahannya selama 2 harakat (2 ketukan).
Ayo berlatih
membaca bacaan ghunnah :
a.
Bacaan Ghunnah Nun Tasydid
1.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ
إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
2.
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
3.
إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
4.
إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ
5.
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ
الْقَدْرِ
6.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا
فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ
لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ
7.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ
طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ
تَعْبُدُونَ
8.
وَأَسِرُّوا قَوْلَكُمْ أَوِ اجْهَرُوا بِهِ
ۖ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
9.
وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا
تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
10.
يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ
يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ
مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ
b.
Bacaan ghunnah Mim Tasydid
1.
وَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ
2.
وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ
3.
وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
4.
ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهُ
5.
ثُمَّ أَمَاتَهُ فَأَقْبَرَهُ
6.
ثُمَّ إِذَا شَاءَ أَنْشَرَهُ
7.
ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ
8.
ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ
9.
ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ
النَّعِيمِ
10.
ثُمَّ رَدَدْنَاهُ أَسْفَلَ سَافِلِينَ
2. Membaca,
menghafal, dan memahami Q.S Al Insyirah
اَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَۙ ١
Kami telah
melapangkan dadamu (Nabi Muhammad),
وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَۙ ٢
meringankan beban
(tugas-tugas kenabian) darimu
الَّذِيْٓ اَنْقَضَ ظَهْرَكَۙ ٣
yang memberatkan
punggungmu,
وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَۗ ٤
dan meninggikan
(derajat)-mu (dengan selalu) menyebut-nyebut (nama)-mu?
فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۙ ٥
Maka,
sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan.
اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ ٦
Sesungguhnya
beserta kesulitan ada kemudahan.
فَاِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْۙ ٧
Apabila engkau
telah selesai (dengan suatu kebajikan), teruslah bekerja keras (untuk kebajikan
yang lain)
وَاِلٰى رَبِّكَ فَارْغَبْࣖ ٨
dan hanya kepada
Tuhanmu berharaplah!
·
Q.S. Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam Al-Qur'an. Al-Insyirah
berarti "Kelapangan" atau "Lapangnya Dada".
Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah,
yaitu surah yang diturunkan di Kota Makkah.
·
Surah ini menjelaskan bahwa Allah Swt. selalu memberikan pertolongan kepada
hamba-Nya. Setelah mengalami kesulitan, Allah akan memberikan kemudahan. Oleh
karena itu, kita harus selalu sabar, semangat, dan bertawakal kepada Allah Swt.
·
Q.S. Al-Insyirah diturunkan ketika Nabi
Muhammad saw. menghadapi banyak kesulitan dalam berdakwah di Kota Makkah. Kaum
Quraisy menolak ajaran Islam, menghina, mencaci, bahkan menyakiti Nabi dan para
pengikutnya. Keadaan tersebut membuat dakwah terasa sangat berat.
· Melalui surah ini, Allah Swt. menghibur, menguatkan, dan menenangkan hati
Nabi Muhammad saw. Allah mengingatkan bahwa Dia telah melapangkan dada Nabi,
meringankan beban beliau, serta meninggikan kedudukannya. Allah juga memberikan
janji bahwa setiap
kesulitan pasti disertai kemudahan.
· Pesan ini tidak hanya ditujukan kepada Nabi Muhammad saw., tetapi juga
kepada seluruh umat Islam agar selalu sabar, optimis, dan tidak mudah menyerah
ketika menghadapi cobaan hidup.
·
Isi Kandungan Q.S Al Insyirah adalah :
- Allah Swt. melapangkan hati Nabi
Muhammad saw.
- Allah meringankan beban Nabi Muhammad
saw.
- Allah meninggikan derajat dan nama Nabi
Muhammad saw.
- Setiap kesulitan pasti disertai kemudahan.
- Umat Islam harus menjadi pribadi yang
sabar dan optimis.
- Setelah menyelesaikan suatu pekerjaan,
hendaknya segera melakukan pekerjaan yang bermanfaat lainnya.
- Seorang muslim harus menggantungkan
harapan hanya kepada Allah Swt.
·
Sikap mengamalkan isi kandungan Q.S Al Insyirah :
1.
Sabar dan tidak mudah mengeluh saat menghadapi kesulitan
2.
Percaya dan yakin Allah selalu memberikan jalan keluar
3.
Tidak malas dan selalu melakukan perbuatan yang baik
4.
Berusaha dengan sungguh – sungguh danmenyerahkan hasilnya kepada Allah
5.
Bersyukur atas segala nikmat dan karunia yang diberikan oleh Allah
![]()
Bab 2
Asmaul Husna Al Waliy, Al Hamid, Al Adl, dan As Sabur
Allah Swt.
memiliki 99 nama yang indah yang disebut Asmaul Husna. Setiap
nama Allah menunjukkan kesempurnaan sifat-Nya.
Pada bab ini kita
akan mempelajari empat Asmaul Husna, yaitu Al-Waliy, Al-Hamīd, Al-'Adl, dan
As-Ṣabūr.
A. Asmaul
Husna Al-Waliy (الْوَلِيُّ)
Al-Waliy berarti Allah Maha Melindungi, Maha
Menolong, Maha Memelihara, dan Maha Mengurus seluruh makhluk-Nya.
·
Allah Swt. senantiasa menjaga, membimbing, dan memberikan pertolongan
kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Tidak ada pelindung yang lebih kuat, lebih
sempurna, dan lebih penyayang selain Allah Swt.
·
Perlindungan Allah bukan hanya berupa keselamatan jasmani, tetapi juga
berupa petunjuk, ketenangan hati, kemudahan dalam menghadapi kesulitan, serta
perlindungan dari perbuatan dosa dan keburukan.
·
Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya selalu bergantung kepada Allah,
memohon perlindungan hanya kepada-Nya, serta yakin bahwa Allah tidak akan
meninggalkan hamba yang selalu beriman dan bertakwa.
·
Allah berfirman dalam Q.S Asy_Syura ayat 9 :
أَمِ اتَّخَذُوا مِن دُونِهِ أَوْلِيَاءَ ۖ
فَاللَّهُ هُوَ الْوَلِيُّ وَهُوَ يُحْيِي الْمَوْتَىٰ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ
قَدِيرٌ
Artinya:
"Ataukah
mereka mengambil pelindung selain Dia? Padahal Allah Dialah Pelindung
(Al-Waliy) yang sebenarnya. Dia menghidupkan orang-orang mati dan Dia Mahakuasa
atas segala sesuatu."
Makna Kandungan
Ayat
·
Ayat tersebut menjelaskan bahwa hanya Allah yang pantas dijadikan pelindung
dan tempat bergantung. Manusia tidak boleh bergantung sepenuhnya kepada makhluk
karena semua makhluk memiliki keterbatasan. Allah Mahakuasa menjaga seluruh
makhluk-Nya dan mampu memberikan pertolongan kapan pun dikehendaki-Nya.
Contoh Perilaku
Meneladani Al-Waliy
·
Selalu berdoa memohon perlindungan kepada Allah.
·
Bertawakal setelah berusaha dengan sungguh-sungguh.
·
Menolong teman yang sedang mengalami kesulitan.
·
Menjaga adik dan anggota keluarga.
B. Asmaul
Husna Al-Hamīd (الْحَمِيدُ)
·
Al-Hamīd berarti Allah
Maha Terpuji.
·
Segala pujian hanya layak diberikan kepada Allah karena semua kesempurnaan,
nikmat, kasih sayang, rahmat, dan karunia berasal dari-Nya. Allah tetap Maha
Terpuji walaupun seluruh manusia tidak memuji-Nya.
· Setiap udara yang kita hirup, kesehatan,
keluarga, ilmu, makanan, hingga kesempatan belajar merupakan nikmat Allah yang
wajib disyukuri.
· Allah berfirman di dalam Q.S Ibrahim ayat 8
sebagai berikut :
وَقَالَ مُوسَىٰ إِن تَكْفُرُوا أَنتُمْ وَمَن
فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا فَإِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ حَمِيدٌ
Artinya:
"Dan Musa
berkata, 'Jika kamu dan semua manusia di bumi kufur, maka sesungguhnya Allah
Mahakaya lagi Maha Terpuji.'"
Makna Kandungan
Ayat
Allah tidak
membutuhkan pujian dari manusia. Sebaliknya, manusialah yang membutuhkan rahmat
dan pertolongan Allah. Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya selalu
mengucapkan Alhamdulillāh sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah.
Contoh Perilaku
Meneladani Al-Hamīd
·
Mengucapkan Alhamdulillāh setelah memperoleh nikmat.
·
Bersyukur atas kesehatan, keluarga, dan ilmu.
·
Tidak sombong ketika memperoleh prestasi.
·
Menghargai pemberian orang lain.
·
Memuji Allah setelah selesai makan, belajar, dan beribadah.
Asmaul Husna
Al-'Adl (الْعَدْلُ)
·
Al-'Adl berarti Allah
Maha Adil.
Allah memberikan
keputusan dengan seadil-adilnya. Allah tidak pernah berbuat zalim kepada siapa
pun. Setiap amal baik akan diberikan pahala, sedangkan setiap perbuatan buruk
akan memperoleh balasan sesuai dengan ketentuan-Nya.
Keadilan Allah
sempurna karena didasarkan pada ilmu, kebijaksanaan, dan kasih sayang.
·
Allah berfirman di dalam Q.S An Nisa 40 sebagai berikut :
إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ
ۖ وَإِن تَكُ حَسَنَةً يُضَاعِفْهَا وَيُؤْتِ مِن لَّدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًا
Artinya:
"Sesungguhnya
Allah tidak menzalimi seseorang walaupun sebesar zarah. Jika ada suatu
kebaikan, niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan pahala yang
besar dari sisi-Nya."
Makna Kandungan
Ayat
Allah mengetahui
seluruh perbuatan manusia, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Tidak ada
satu pun amal baik yang sia-sia di sisi Allah. Bahkan kebaikan yang sangat
kecil pun akan memperoleh balasan yang berlipat ganda.
Contoh Perilaku Meneladani Al-'Adl
·
Bersikap adil kepada semua teman.
·
Tidak membeda-bedakan teman.
·
Berkata jujur.
·
Menghormati hak orang lain.
·
Menjadi pemimpin yang adil ketika bekerja kelompok.
Asmaul Husna
As-Ṣabūr (الصَّبُورُ)
As-Ṣabūr berarti Allah Maha Penyabar.
·
Allah tidak tergesa-gesa memberikan hukuman kepada hamba yang berbuat dosa.
Allah memberikan kesempatan kepada manusia untuk bertobat, memperbaiki diri,
dan kembali ke jalan yang benar.
·
Sifat sabar Allah mengajarkan manusia agar tidak mudah marah, tidak
tergesa-gesa dalam mengambil keputusan, serta tetap tabah menghadapi berbagai
cobaan.
·
Allah berfirman di dalam Q.S Al Baqarah ayat 153 sebagai berikut :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا
بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
Artinya:
"Wahai
orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan
salat. Sesungguhnya
Allah beserta orang-orang yang sabar."
3. Makna
Kandungan Ayat
Allah mencintai
orang-orang yang sabar. Kesabaran merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi
ujian kehidupan. Orang yang sabar akan mendapatkan pertolongan, petunjuk, dan
pahala yang besar dari Allah Swt.
4. Contoh
Perilaku Meneladani As-Ṣabūr
·
Sabar ketika belajar meskipun pelajaran sulit.
·
Tidak mudah marah kepada teman.
·
Menunggu giliran dengan tertib.
·
Tetap berusaha meskipun mengalami kegagalan.
·
Memaafkan kesalahan orang lain.
·
Bersabar ketika menghadapi musibah.
Rangkuman
|
Asmaul Husna |
Arti |
Sikap yang
Diteladani |
|
Al-Waliy |
Allah Maha
Melindungi |
Bertawakal,
suka menolong, selalu berdoa kepada Allah |
|
Al-Hamīd |
Allah Maha
Terpuji |
Bersyukur,
rendah hati, mengucapkan Alhamdulillāh |
|
Al-'Adl |
Allah Maha
Adil |
Jujur, adil,
menghormati hak orang lain |
|
As-Ṣabūr |
Allah Maha
Penyabar |
Sabar, tidak
mudah marah, pantang menyerah |
![]()
Bab 3 Akhlak
Terhadap Tetangga Dan Non Muslim
1.
Islam mengajarkan umatnya untuk berbuat baik kepada tetangga, Tetangga
adalah orang yang tempat tinggalnya berdekatan dengan kita . Tetangga adalah
orang terdekat yang mengetahui jika kita tertimpa musibah
2.
Perintah berbuat baik kepada tetangga terdapat di dalam Q.S An Nisa ayat 36
sebagai berikut:
وَاعْبُدُوا
اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْـًٔا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي
الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ
وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ
السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ
إِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا
Artinya:
"Sembahlah Allah dan janganlah kamu
mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Berbuat baiklah kepada kedua orang
tua, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat,
tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahaya yang kamu
miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan
diri."
(Q.S.
An-Nisā' [4]: 36)
Makna Kandungan Ayat
Ayat ini menjelaskan bahwa setelah perintah menyembah
Allah, seorang muslim juga diperintahkan untuk berbuat baik kepada banyak
pihak, termasuk tetangga. Hal ini menunjukkan bahwa menjaga hubungan baik
dengan tetangga merupakan bagian dari akhlak mulia yang dicintai Allah Swt.
3.
Adapun akhlak terhadap tetangga antara lain sebagai berikut :
a. Berbuat baik kepada tetangga
b. Tidak menyakiti tetangga
c. Menjaga kerukunan antar tetangga
d. Gemar berbagi kepada tetangga
e. Bekerjasama atau bergotong royong
Akhlak terhadap
Non-Muslim
·
Non-muslim adalah orang yang menganut agama selain Islam.
Islam mengajarkan agar umatnya hidup berdampingan secara
damai dengan semua manusia selama mereka tidak memusuhi atau mengganggu umat
Islam.
·
Allah Swt. Berfirman di dalam surat Al Mumtahanah ayat 8:
لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ
يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ
تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ
Artinya:
"Allah tidak
melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil kepada orang-orang yang tidak
memerangimu karena agama dan tidak mengusirmu dari negerimu. Sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang berlaku adil."
(Q.S. Al-Mumtaḥanah
: 8)
Makna Ayat
Allah
memerintahkan umat Islam untuk tetap berbuat baik dan berlaku adil kepada orang
yang berbeda agama selama mereka hidup damai dan tidak memusuhi umat Islam.
· Sikap Rasulullah ﷺ terhadap Non-Muslim
Rasulullah ﷺ
selalu menunjukkan akhlak yang mulia kepada siapa pun. Misalnya :
1. Bersikap jujur kepada semua orang.
2. Menolong siapa saja yang membutuhkan.
3. Menghormati tetangga yang berbeda agama.
4. Menepati janji.
5. Berlaku adil dalam setiap urusan.
Karena akhlak beliau yang mulia, banyak orang akhirnya
tertarik mempelajari Islam.
· Bentuk Akhlak terhadap Non-Muslim
1. Menghormati perbedaan agama.
2. Tidak menghina keyakinan orang lain.
3. Bersikap sopan dan santun.
4. Menolong ketika membutuhkan bantuan.
5. Menjaga kerukunan.
6. Bermain dan belajar bersama dengan baik.
7. Bekerja sama dalam kegiatan sosial yang
membawa kebaikan.
8. Berlaku adil kepada semua orang.
·
Sikap yang Harus Dihindari
1. Mengejek agama lain.
2. Menghina tempat ibadah orang lain.
3. Bermusuhan karena perbedaan agama.
4. Memaksa orang lain memeluk agama Islam.
5. Mengganggu ibadah agama lain.
6. Berkata kasar kepada siapa pun.
· Hikmah Berakhlak kepada Non-Muslim
1. Terwujud kehidupan yang damai.
2. Persahabatan semakin erat.
3. Lingkungan menjadi rukun.
4. Menghindari perselisihan.
5. Menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang
penuh kasih sayang.
6. Mendapat pahala dari Allah Swt.
Bab 4
Zakat, Infaq, dan Sedekah
A. Pengertian
Zakat
Secara bahasa, zakat
berasal dari kata zakka -yuzakki-tazkiyah yang berarti suci, bersih, tumbuh,
berkembang, dan bertambah
Secara istilah, zakat
adalah sejumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim yang
telah memenuhi syarat untuk diberikan kepada orang-orang yang berhak
menerimanya sesuai ketentuan syariat Islam.
Zakat merupakan rukun
Islam yang keempat sehingga menjadi kewajiban bagi setiap muslim yang
mampu. Perintah zakat diterima oleh Nabi Muhammad pada tahun kedua hijriyah
Hukum Zakat
Hukum zakat
adalah wajib bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat.
Orang yang
mengeluarkan zakat akan memperoleh pahala dan keberkahan dari Allah Swt.,
sedangkan orang yang sengaja meninggalkannya padahal mampu akan mendapat dosa.
Dasar Hukum Zakat
Dalil Al-Qur'an
di dalam surat Al Baqarah ayat 43, Allah berfirman :
وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ
Artinya:
"Dirikanlah
salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk."
Tujuan Zakat
Zakat bertujuan
untuk:
·
Membersihkan harta dan jiwa.
·
Menumbuhkan rasa syukur kepada Allah Swt.
·
Menghilangkan sifat kikir dan cinta berlebihan terhadap harta.
·
Membantu fakir miskin dan orang yang membutuhkan.
·
Mengurangi kesenjangan sosial.
·
Mempererat persaudaraan sesama muslim.
Macam-Macam
Zakat
Zakat dibagi
menjadi dua macam, yaitu:
1. Zakat Fitrah
Zakat fitrah
adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim menjelang Hari Raya
Idulfitri.
Ketentuan
Zakat Fitrah
·
Hukum: Wajib bagi
setiap muslim.
·
Waktu: Mulai awal
Ramadan sampai sebelum salat Idulfitri.
·
Besar zakat: Sebanyak 1
sha' makanan pokok, setara sekitar 2,5–3 kg beras atau makanan pokok
lainnya sesuai daerah masing-masing.
Tujuan Zakat
Fitrah
·
Menyucikan orang yang berpuasa dari kesalahan dan kekurangan.
·
Membantu fakir miskin agar dapat merayakan Idulfitri dengan bahagia.
2. Zakat Mal
(Zakat Harta)
Zakat mal adalah
zakat yang dikenakan atas harta yang telah mencapai nisab (batas
minimal) dan haul (dimiliki selama satu tahun hijriah), sesuai dengan
jenis hartanya.
Macam-Macam
Zakat Mal
|
No. |
Jenis
Harta |
Nisab |
Waktu
Mengeluarkan |
Jumlah
Zakat yang Dikeluarkan |
|
1 |
Emas |
85 gram emas
murni |
Setelah
dimiliki selama 1 tahun (haul) |
2,5% dari
jumlah emas |
|
2 |
Perak |
595 gram
perak |
Setelah
dimiliki selama 1 tahun (haul) |
2,5% dari
jumlah perak |
|
3 |
Uang/Tabungan |
Senilai
harga 85 gram emas |
Setelah
dimiliki selama 1 tahun (haul) |
2,5% dari
jumlah uang |
|
4 |
Perdagangan
(Perniagaan) |
Nilai barang
dagangan setara 85 gram emas |
Setelah
mencapai haul (1 tahun) |
2,5% dari
nilai harta dagangan |
|
5 |
Hasil
Pertanian |
653 kg gabah
atau sekitar 520 kg beras |
Setiap kali
panen |
10% (tanpa
biaya irigasi) atau 5% (dengan biaya irigasi) |
|
6 |
Peternakan |
Minimal 40 ekor
kambing, 30 ekor sapi, atau 5 ekor unta |
Setelah
dimiliki selama 1 tahun (haul) |
40 -120 kambing
= 1 ekor 121-200 kambing
= 2 ekor Dan seterusnya 30-39 sapi =
1 sapi umur 1 tahun 40-59 sapi =
1 sapi 2 tahun Dan seterusnya 5-9 unta = 1
domba 1tahun/ 1 kambing 2 tahun 25-35 unta = 1
unta 1 tahun |
|
7 |
Hasil
Tambang (Ma'din) |
Senilai 85
gram emas |
Saat hasil
tambang diperoleh |
2,5% dari
hasil tambang |
|
8 |
Rikaz (Harta
Terpendam/Temuan) |
Tidak ada
nisab |
Telah mencapai
1 tahun dari kepemilikan |
20% dari
harta yang ditemukan |
Keterangan:
·
Nisab adalah batas
minimal harta yang menyebabkan seseorang wajib mengeluarkan zakat.
·
Haul adalah masa
kepemilikan harta selama satu tahun hijriah.
·
Zakat hasil pertanian, hasil tambang, dan rikaz tidak mensyaratkan haul.
Syarat Wajib
Zakat
Seseorang wajib
mengeluarkan zakat apabila memenuhi syarat berikut.
1. Beragama Islam.
2. Merdeka.
3. Memiliki harta secara penuh.
4. Hartanya mencapai nisab.
5.
Hartanya telah mencapai haul (untuk jenis harta tertentu).
Orang yang Berhak
Menerima Zakat (8 Asnaf)
Allah Swt.
menjelaskan dalam Q.S. At-Taubah ayat 60 bahwa zakat diberikan kepada
delapan golongan berikut.
|
No. |
Golongan |
Keterangan |
|
1 |
Fakir |
Orang yang
hampir tidak memiliki harta dan pekerjaan sehingga tidak mampu memenuhi
kebutuhan hidupnya. |
|
2 |
Miskin |
Orang yang
memiliki penghasilan, tetapi belum mencukupi kebutuhan hidupnya. |
|
3 |
Amil |
Orang yang
bertugas mengumpulkan, mengelola, dan membagikan zakat. |
|
4 |
Muallaf |
Orang yang baru
masuk Islam atau yang perlu dikuatkan hatinya terhadap Islam. |
|
5 |
Riqab |
Hamba sahaya
yang ingin memerdekakan dirinya. |
|
6 |
Gharim |
Orang yang
memiliki utang karena kebutuhan yang dibenarkan syariat dan tidak mampu
melunasinya. |
|
7 |
Fisabilillah |
Orang yang
berjuang di jalan Allah untuk kemaslahatan umat. |
|
8 |
Ibnu Sabil |
Musafir yang
kehabisan bekal dalam perjalanan yang dibenarkan. |
Hikmah Zakat
1. Membersihkan harta dan jiwa.
2. Menumbuhkan rasa syukur kepada Allah Swt.
3. Menghilangkan sifat kikir.
4. Membantu fakir miskin.
5. Menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama.
6. Mempererat persaudaraan umat Islam.
7. Mengurangi kesenjangan sosial.
8. Mendapat keberkahan harta dan pahala dari
Allah Swt.
B. Pengertian
Infak
Secara bahasa,
infak (infaq) berasal dari kata anfaqa (أنفق)
yang berarti membelanjakan atau mengeluarkan harta. Infaq adalah mengeluarkan
sebagian harta benda yang dimiliki untuk kepentingan yang mengandung
kemaslahatan bagi banyak orang seperti fakir, miskin, kaum kerabat anak – anak
yatim, dan orang lain yang membutuhkan. Dalam infaq tidak ada nisab oleh karena
itu infaq boleh dikeluarkan oleh orang yang berpenghasilan tinggi atau rendah,
saat lapang maupun sempit.
Allah bersabda di
dalam Q.S Al Baqarah ayat 261 :
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ
فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ
سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ
وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Artinya:
"Perumpamaan
orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji
yang menumbuhkan tujuh bulir. Pada setiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan pahala bagi
siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui."
Hukum infaq untuk
kebaikan adalah sunnah. Sama dengan zakat salah satu manfaat infaq adalah untuk
membantu meringankan kesulitan orang lain.
C. Pengertian Sedekah
Sedekah berasal dari kata sadaqa yang berarti benar. Sedekah adalah pemberian harta
secara sukarela terhadap seseorang atau suatu lembaga yang membutuhkan. Sedekah
dapat berupa materi maupun non materi. Sedekah semata mata dilakukan karena
mengharap ridha Allah.
Bentuk sedekah tidak hanya materi namun dapat berupa
jasa, ilmu pengetahuan, ataupun kebaikan lainnya. Pada dasarnya setiap kebaikan
itu adalah sedekah, bahkan tersenyum kepada orang lain termasuk sedekah.
Sedeka
menunjukkan kebenaran iman seseorang. Dengan bersedekah seseorang tidak hanya
meyakini keimanan dalam hati akan tetapi mengamalkannya dalam kehidupan nyata.
Dasar hukum
sedekah
Allah berfirman
di dalam surat Al Baqarah ayat 271 :
إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ ۖ
وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَيُكَفِّرُ
عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Artinya:
"Jika kamu
menampakkan sedekahmu, maka itu baik. Namun jika kamu menyembunyikannya dan
memberikannya kepada orang-orang fakir, maka itu lebih baik bagimu. Allah akan
menghapus sebagian kesalahanmu. Allah Maha Mengetahui apa yang kamu
kerjakan."
Hikmah Zakat,
Infaq, dan Sedekah
1.
Mengikis sifat kikir
2.
Melatih sifat dermawan dan empati
3.
Mengasah sikap peduli terhadap sesama
4.
Menciptakan ketenangan dan ketentraman
5.
Menjaga persatuan dan persaudaraan antar umat
![]()
Bab 5 Kisah
Keteladhanan Abu Bakar As Shidiq dan Umar bin Kattab
A.
Abu Bakar Ash Sidiq
1.
Nasab dan Gelar
Nama
lengkap Abu Bakar adalah ‘Abdullah bin Utsman bin Amir bin Amru bin ka'ab bin
Sa’ad bin Ta'im bin Murah Bin ka'ab. Bertemu nasab dengan Nabi Muhammad pada kakeknya bernama Murah Bin ka'ab
Ibu Abu Bakar bernama Umi Al Khoir yang
semula bernama Salma binti Zakir bin Amir sedangkan ayahnya bernama Abu Qahafah
yang semula bernama Usman bin Amir. Nabi Muhammad memberinya gelar yaitu As
Siddiq artinya yang berkata benar setelah Abu Bakar membenarkan peristiwa
Isra Mi'raj yang diceritakan oleh Muhammad kepada umatnya. Abu Bakar As Siddiq adalah salah satu pemeluk
Islam awal atau Assabiqunal Awwalun.
Abu Bakar merupakan ayah mertua dari
Rasulullah karena pernikahan putrinya Aisyah Abu Bakar berhasil mengislamkan
banyak orang yang di kemudian hari menjadi tokoh-tokoh penting dalam sejarah
agama Islam
2.
Dakwah Abu Bakar Ash Shidiq
Abu Bakar dinyatakan sebagai khalifah setelah
wafat Nabi Muhammad. Abu Bakar menjadi
khalifah pertama umat Islam. Khalifah Abu Bakar memiliki peran penting dalam
memastikan pemeluk Islam memahami dan mempraktekkan ajaran Islam dengan benar.
Semasa nabi Muhammad masih hidup Khalifah Abu
Bakar terus berdakwah bersama Nabi. Abu
Bakar dengan hartanya memerdekakan tujuh budak yang disiksa karena memeluk
Islam diantaranya Bilal, amar dan Zunairah. Abu Bakar memimpin yang sangat aktif dalam
menyebarkan ajaran Islam ke berbagai wilayah Arab dan sekitarnya
Khalifah Abu Bakar adalah sahabat yang
pertama membenarkan peristiwa Isra Mi'raj saat orang kembali murtad karena
tidak percaya atas Isra Mi'raj Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Abu Bakar
adalah sahabat yang berhijrah di masa-masa akhir saat kemarahan kafir Quraisy
memuncak dan fokus mereka tertuju kepada orang-orang muslim yang masih tersisa
di Mekah.
3.
Jasa-Jasa Abu Bakar Ash Shidiq
Salah satu perjuangan utama Khalifah Abu
Bakar adalah menangani pemberontakan yang muncul setelah wafatnya Nabi Muhammad.
Oleh sebab itu beliau menetapkan beberapa kebijakan diantaranya:
1.
Menumpas pemberontakan kaum munafik yang dipimpin para nabi palsu seperti
Musailamah Al Kadzab dan Aswad Al Ansi
2.
Menumpas pengkhianatan orang-orang murtad yang tersebar di seluruh Jazirah
Arab baik Timur barat utara maupun selatan
3.
Menegakkan syariat Islam hukum yakni tidak memisahkan kewajiban salat
dengan zakat. Pemberantas orang-orang
yang menghasut untuk menolak membayar zakat
4.
Jasa Khalifah Abu Bakar As Siddiq selanjutnya adalah dalam kodifikasi
Alquran dalam satu musnaf
Zaid bin Tsabit salah satu dari ratusan
sahabat yang senantiasa menulis ayat-ayat yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad.
Lembaran-lembaran hasil pengumpulan Alquran disimpan Khalifah Abu Bakar As
Siddiq sampai ia meninggal dunia. Khalifah Abu Bakar As Siddiq wafat Senin
malam tanggal 22 Jumadil Akhir tahun 13 Hijriah dalam usia 63 tahun. Abu Bakar menjadi khalifah selama 2 tahun
4.
Keteladanan Abu Bakar As-Siddiq ra.
Abu Bakar As-Siddiq ra. memiliki akhlak yang
mulia sehingga menjadi teladan bagi seluruh umat Islam. Berikut beberapa sifat
yang dapat kita contoh dalam kehidupan sehari-hari.
1. Jujur (As-Siddiq)
Abu Bakar selalu berkata benar dan tidak
pernah berdusta.
Contoh: Berkata jujur kepada orang tua, guru, dan teman serta
tidak menyontek saat ulangan.
2. Beriman dan Teguh Pendirian
Beliau memiliki keimanan yang kuat dan selalu
membenarkan ajaran Rasulullah ﷺ.
Contoh: Rajin beribadah, menaati perintah Allah Swt., dan tidak
mudah terpengaruh ajakan yang buruk.
3. Dermawan
Abu Bakar gemar bersedekah dan menginfakkan
hartanya untuk membantu orang lain.
Contoh: Berbagi rezeki, berinfak di sekolah, dan membantu teman
yang membutuhkan.
4. Rendah Hati
Walaupun menjadi khalifah, beliau tetap hidup
sederhana dan tidak sombong.
Contoh: Menghargai orang lain, tidak membanggakan diri, dan mau
menerima nasihat.
5. Bertanggung Jawab dan Amanah
Abu Bakar menjalankan tugas sebagai pemimpin
dengan penuh tanggung jawab.
Contoh: Menyelesaikan tugas sekolah tepat waktu, menjaga
kepercayaan, dan menepati janji.
6. Peduli terhadap Sesama
Beliau senang menolong orang yang membutuhkan
tanpa mengharapkan balasan.
Contoh: Membantu tetangga, menjenguk teman yang sakit, dan ikut
kegiatan sosial.
B.
Umar Bin Khattab
1.
Nasab dan Gelar
Umar Bin Khattab lahir tahun 584 Masehi. Ayahnya
bernama Khattab bin nufail bin Abdul Uzza bin Rabah bin Qhurt bin Razah bin Adi
bin ka'ab. Sedangkan ibunya bernama Hantamah binti Hasyim Bin Mughirah bin
Abdullah bin Umar Bin Khattab Makhzum. Dari segi nasab dihubungkan dengan
Rasulullah, Umar masih ada hubungan sanak yang sambung yaitu dari saudara
laki-laki Murah kakek Nabi Muhammad SAW
yang ke-8.
Keislaman Umar Bin Khattab dimohonkan
Rasulullah kepada Allah dalam doanya.
Umar memiliki julukan Al Faruq yang
berarti orang yang bisa memisahkan antara kebenaran dan kebatilan. Rasulullah
memberikan nama panggilan Hafs kepada Umar yang artinya anak singa Beliau juga
mendapat gelar Amirul Mukminin yang artinya pemimpin orang-orang mukmin
Umar juga mendapat gelar asadullah artinya
singa padang pasir julukan yang diperoleh dari orang-orang suku Arab sebelum ia
masuk Islam karena keberanian dan kecepatannya menggunakan pedang
2.
Dakwah Umar bin Khattab
Umar Bin Khattab setia menemani Rasulullah
berdakwah. Umar mengumumkan keislamannya secara terang-terangan dan meminta
serta menjaminkan dakwah Nabi Muhammad dilakukan secara terbuka. Umar juga
menginstruksikan menghidupkan malam-malam Ramadan dengan salat berjamaah
Sebelum memeluk Islam Umar Bin Khattab
dikenal sebagai pemuka kafir Quraisy yang sangat menentang dakwah Nabi Muhammad.
Umar pernah keluar dari rumah bermaksud membunuh rasulullah lantaran Rasulullah
dianggap sebagai orang yang telah memecah belah masyarakat. Dalam perjalanannya
beliau bertemu dengan seorang memberikan bahwa adiknya Fatimah telah memeluk
islam yang lebih wajar engkau urus.
Melihat itu seketika Umar Bin Khattab
menampar adiknya hingga Fatimah bercucuran darah kemudian dimintanya lembaran
itu dan dibacanya. Lembaran ayat-ayat Alquran itu merupakan surat Thaha ayat 1
sampai 6 usai membaca beserta bergetar jiwa Sayyidina Umar Kemudian beliau
bergegas menemui nabi untuk memeluk Islam
3.
Jasa-Jasa Umar bin Khattab
Umar Bin Khattab dikenal sebagai sosok
pemimpin yang adil, tegas dan bijaksana. Umar menjadi khalifah selama 10 tahun.
Persia dan Romawi menjadi bagian dari wilayah Islam. Umar Bin Khattab wafat
hari Rabu 25 julhijah tahun 23 Hijriah. Beliau meninggal syahid ditikam saat
menjadi imam salat subuh oleh Abu Lukluk ah Fairuz seorang majusi dari Romawi
Jasa-jasa
beliau diantaranya:
1.
menciptakan peraturan keuangan negara dan meletakkan dasar-dasar ilmu
keuangan.
2.
memberi gaji para imam salat dan muadzin, pengadaan lampu penerangan di
masjid-masjid, pengorganisasian
khotbah-khutbah, pendirian Baitul Mal dan lain-lain
3.
Umar Bin Khattab orang pertama yang mencatat dan menulis sejarah dalam
bentuk buku
4.
membangun lembaga peradilan mengangkat para Qodi (hakim-hakim)dan meletakkan
dasar ilmu kehakiman untuk mengadili perkara serta membangun kantor-kantor dan
dewan
5.
menciptakan penanggalan kalender Hijriah dimulai dari hijrah Nabi Muhammad.
Kalender tersebut dimulai dari bulan
Muharram
6.
mengadakan operasi masyarakat miskin yang butuh bantuan khususnya pangan
dari rumah ke rumah
7.
mengasihi dan menyayangi fakir miskin, mendatangi pasar-pasar agar harga
barang dapat terkendali
8.
mendirikan lembaga kepolisian militer untuk pertahanan keamanan dan
ketertiban dalam Masyarakat
9.
melakukan pembangunan di beberapa kota seperti kota Fustat di Mesir oleh
Amr Bin Ash, kota kufah oleh Sa’ad bin Abi waqqash, kota Basrah di Irak oleh Atbah
bin Khazwan
4.
Keteladanan Umar bin Khattab ra.
Umar bin Khattab ra. memiliki sifat-sifat
mulia yang patut diteladani oleh setiap muslim. Berikut beberapa keteladanan
beliau.
1. Adil
Umar selalu bersikap adil kepada semua orang
tanpa membeda-bedakan.
Contoh: Bersikap adil kepada teman dan mematuhi aturan sekolah.
2. Tegar
Beliau berani menegakkan kebenaran dan tidak
takut membela yang benar.
Contoh: Berani berkata jujur dan menolak ajakan berbuat buruk.
3. Bertanggung Jawab
Umar menjalankan setiap amanah dengan penuh
tanggung jawab.
Contoh: Mengerjakan tugas sekolah dengan baik dan menepati
janji.
4. Sederhana
Meskipun menjadi khalifah, Umar tetap hidup
sederhana dan tidak berlebihan.
Contoh: Hidup hemat, tidak boros, dan bersyukur atas nikmat
Allah Swt.
5. Peduli terhadap Sesama
Umar sangat memperhatikan kesejahteraan
rakyat, terutama orang miskin dan anak yatim.
Contoh: Suka membantu teman, berbagi dengan orang yang
membutuhkan, dan ikut kegiatan sosial.
6. Disiplin
Umar menghargai waktu dan selalu menjalankan
tugas dengan sungguh-sungguh.
Contoh: Datang ke sekolah tepat waktu, rajin belajar, dan
melaksanakan salat tepat waktu.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama :................................................
Kelas : VI (ENAM) Fase C
Tanggal :
................................................
BAB 1 – HURUF HIJAIYAH BERSAMBUNG, GHUNNAH, DAN Q.S.
AL-INSYIRAH
Materi pada bab ini meliputi huruf hijaiyah
bersambung, bacaan ghunnah, serta membaca, menghafal, dan memahami Q.S.
Al-Insyirah. Materi sumber menjelaskan bahwa huruf hijaiyah berjumlah 29 dan
dalam Al-Qur’an ditulis bersambung.
Kegiatan 1 – Huruf Hijaiyah Bersambung
A. Jawablah pertanyaan berikut.
1. Apa yang dimaksud dengan huruf hijaiyah?
................................................................................................................
................................................................................................................
2. Berapa jumlah huruf hijaiyah?
................................................................................................................
................................................................................................................
3. Mengapa kita perlu belajar membaca huruf
hijaiyah bersambung?
................................................................................................................
................................................................................................................
4. Tuliskan arti perintah membaca Al-Qur’an
dengan tartil.
................................................................................................................
................................................................................................................
Kegiatan 2 – Bacaan Ghunnah
Ghunnah adalah bacaan pada huruf nun atau
mim yang bertasydid dan dibaca dengan suara dengung melalui hidung selama 2
harakat. fileciteturn0file0L55-L63
B. Berilah tanda centang (✓) pada kata yang
mengandung ghunnah.
□ إِنَّ
□ ثُمَّ
□ فَإِنَّ
□ الَّذِيْ
□ عَمَّ
C. Latihan membaca. Bacalah contoh berikut
di hadapan guru, kemudian beri tanda:
1. إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا □ Lancar
□ Perlu latihan
2. وَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ □ Lancar
□ Perlu latihan
3. ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهُ □ Lancar
□ Perlu latihan
Kegiatan 3 – Q.S. Al-Insyirah
Q.S. Al-Insyirah adalah surah ke-94,
terdiri atas 8 ayat, termasuk surah Makkiyah, dan bermakna kelapangan/lapangnya
dada. Salah satu pesan
utamanya adalah bahwa setiap kesulitan disertai kemudahan.
D. Lengkapilah
kalimat berikut.
1. Q.S. Al-Insyirah merupakan surah
ke-........ dalam Al-Qur’an.
2. Jumlah ayat Q.S. Al-Insyirah adalah
........ ayat.
3. Al-Insyirah
berarti ................................................
4. Setiap
kesulitan pasti disertai ................................................
5. Setelah
menyelesaikan suatu pekerjaan, hendaknya segera melakukan pekerjaan yang
................................................
E. Refleksi.
Tuliskan dua sikap yang akan kamu lakukan ketika menghadapi kesulitan.
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
Paraf Guru:
.................... Nilai:
....................
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama :................................................
Kelas : VI (ENAM) Fase C
Tanggal :
................................................
BAB 2 – ASMAUL HUSNA
Bab ini membahas Al-Waliy, Al-Hamīd,
Al-‘Adl, dan As-Ṣabūr. Asmaul Husna adalah nama-nama Allah yang indah dan
menunjukkan kesempurnaan sifat-Nya.
Kegiatan 1 – Pasangkan
|
Asmaul Husna |
Arti |
Contoh Sikap |
|
Al-Waliy |
Allah Maha Melindungi |
Berdoa, bertawakal, menolong |
|
Al-Hamīd |
Allah Maha Terpuji |
Bersyukur dan tidak sombong |
|
Al-‘Adl |
Allah Maha Adil |
Jujur dan tidak membeda-bedakan |
|
As-Ṣabūr |
Allah Maha Penyabar |
Sabar dan tidak mudah marah |
Kegiatan 2 – Pilihan Ganda
1. Al-Waliy
berarti ....
a. Maha Adil b. Maha Melindungi c. Maha Terpuji d. Maha Penyabar
2. Mengucapkan
Alhamdulillah setelah memperoleh nikmat merupakan contoh meneladani ....
a.
Al-Hamīd b. Al-‘Adl c. Al-Waliy
d. As-Ṣabūr
3. Bersikap adil
kepada semua teman merupakan contoh meneladani ....
a.
Al-Waliy b. Al-Hamīd c. Al-‘Adl
d. As-Ṣabūr
4. Tetap berusaha
meskipun mengalami kegagalan menunjukkan sikap ....
a. sabar b. sombong
c. boros d. iri
Kegiatan 3 –
Situasi
Kamu kalah dalam
sebuah perlombaan. Apa sikap yang sebaiknya kamu lakukan berdasarkan
keteladanan As-Ṣabūr?
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
Paraf Guru:
.................... Nilai:
....................
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama :................................................
Kelas : VI (ENAM) Fase C
Tanggal :
................................................
BAB 3 – AKHLAK TERHADAP TETANGGA DAN NON-MUSLIM
Islam mengajarkan berbuat baik kepada
tetangga dan berlaku baik serta adil kepada orang berbeda agama yang hidup
damai.
Kegiatan 1 – Benar atau Salah
1. Kita boleh menyakiti tetangga jika
berbeda pendapat. (Benar / Salah)
2. Menjaga kerukunan antar tetangga
termasuk akhlak terpuji. (Benar
/ Salah)
3. Kita harus
menghormati perbedaan agama. (Benar / Salah)
4. Menghina
keyakinan orang lain merupakan sikap yang baik. (Benar
/ Salah)
5. Menolong orang yang membutuhkan termasuk
akhlak yang baik. (Benar / Salah)
Kegiatan 2 – Studi Kasus
1. Tetanggamu berbeda agama dan sedang
membutuhkan bantuan membawa barang. Apa yang akan kamu lakukan?
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
2. Saat bermain,
temanmu mengejek agama lain. Bagaimana cara kamu menasihatinya?
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
3. Tuliskan tiga
perilaku yang dapat menjaga kerukunan di lingkungan sekolah.
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
Paraf Guru:
.................... Nilai:
....................
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama :................................................
Kelas : VI (ENAM) Fase C
Tanggal :
................................................
BAB 4 – ZAKAT, INFAK, DAN
SEDEKAH
Zakat adalah
sejumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh muslim yang memenuhi
syarat. Zakat merupakan rukun Islam keempat.
Kegiatan 1 – Lengkapi Tabel
|
Istilah |
Pengertian |
Hukum |
Contoh |
|
Zakat |
................................ |
Wajib |
................................ |
|
Infak |
................................ |
Sunnah untuk kebaikan |
................................ |
|
Sedekah |
................................ |
Sukarela |
................................ |
Kegiatan 2 – Zakat Fitrah dan
Zakat Mal
1. Kapan zakat
fitrah dikeluarkan?
................................................................................................................
2. Berapa
kira-kira ukuran zakat fitrah berupa beras menurut materi?
................................................................................................................
3. Apa yang
dimaksud nisab?
................................................................................................................
4. Apa yang
dimaksud haul?
................................................................................................................
5. Sebutkan empat
golongan penerima zakat.
................................................................................................................
Kegiatan 3 – Hitung Sederhana
Menurut materi,
zakat uang/tabungan yang telah memenuhi ketentuan zakat mal adalah 2,5% dari
jumlah uang. Jika tabungan yang telah memenuhi syarat berjumlah Rp10.000.000,
berapakah zakatnya?
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
Jawaban: Rp
................................................
Kegiatan 4 – Aksi
Kebaikan
Tuliskan tiga
bentuk sedekah nonmateri yang dapat kamu lakukan di sekolah.
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
Paraf Guru:
.................... Nilai:
....................
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama :................................................
Kelas : VI (ENAM) Fase C
Tanggal :
................................................
BAB 5 – KETELADANAN ABU BAKAR
ASH-SHIDDIQ DAN UMAR BIN KHATTAB
Abu Bakar
Ash-Shiddiq dikenal dengan sifat jujur, teguh pendirian, dermawan, rendah hati,
bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama.
Umar bin Khattab
dikenal sebagai pemimpin yang adil, tegas, bijaksana, sederhana, peduli
terhadap sesama, dan disiplin.
Kegiatan 1 – Siapa Aku?
1. Sahabat yang
mendapat gelar As-Siddiq karena membenarkan peristiwa Isra Mi’raj adalah
................................
2. Khalifah
pertama umat Islam adalah ................................
3. Gelar Umar bin
Khattab yang berarti pembeda antara kebenaran dan kebatilan adalah
................................
4. Salah satu
sifat utama Umar bin Khattab adalah ................................
5. Salah satu
keteladanan Abu Bakar adalah ................................
Kegiatan 2 – Pilihan Ganda
1. Ketika
mendapat kepercayaan dari guru, sikap yang tepat adalah ....
a. mengabaikan b. amanah
c. sombong d. menunda
2. Tidak
menyontek saat ulangan merupakan contoh meneladani sifat ....
a. jujur b. boros
c. marah d. iri
3. Datang ke
sekolah tepat waktu menunjukkan sikap ....
a.
disiplin b. sombong c. malas
d. ceroboh
4. Membantu teman yang membutuhkan
merupakan contoh sikap ....
a. peduli b. egois
c. iri d. boros
Kegiatan 3 – Refleksi Keteladanan
Tuliskan dua sifat Abu Bakar atau Umar yang
ingin kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jelaskan caranya.
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
Paraf Guru:
.................... Nilai:
....................
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
ASESMEN SEMESTER AKHIR
(ASAS)
Nama :................................................
Kelas : VI (ENAM) Fase C
Tanggal :
................................................
Pilihlah jawaban yang paling tepat.
1. Ghunnah dibaca dengan suara ....
A. jelas tanpa dengung B.
dengung C.
keras D.
cepat
2. Q.S. Al-Insyirah terdiri atas .... ayat.
A. 6 B.
7 C.
8 D.
9
3. Al-Waliy berarti Allah Maha ....
A. Adil B.
Melindungi C. Terpuji D.
Penyabar
4. Al-‘Adl
mengajarkan kita untuk ....
A. Adil B.
boros C.
malas D.
marah
5. Menghormati
tetangga berbeda agama merupakan sikap ....
A. Tercela B.
terpuji C.
sombong D.
iri
6. Zakat
merupakan rukun Islam yang ke ....
A. 2 B.
3 C.
4 D.
5
7. Zakat fitrah
dikeluarkan menjelang ....
A. Idulfitri B.
Iduladha C. Tahun Baru D. Maulid
8. Orang yang bertugas mengumpulkan dan
mengelola zakat disebut ....
A. fakir B.
amil C.
muallaf D.
gharim
9. Sedekah dapat berupa ....
A. materi saja B. kebaikan dan
bantuan C.
uang saja D. makanan saja
10. Abu Bakar mendapat gelar As-Siddiq yang
berarti ....
A. pemberani B.
orang yang berkata benar C. pemimpin D. penyabar
11. Umar bin Khattab mendapat gelar
Al-Faruq yang berarti ....
A. pembeda kebenaran dan kebatilan B.
dermawan C. penyabar
D. pelindung
12. Contoh meneladani Umar adalah ....
A. tidak disiplin B.
hidup boros C. bersikap adilD. suka mengejek
B. Uraian
1. Jelaskan
pengertian ghunnah!
................................................................................................................
................................................................................................................
2. Sebutkan empat
Asmaul Husna yang dipelajari pada semester ini beserta artinya!
................................................................................................................
................................................................................................................
3. Sebutkan tiga
contoh akhlak terhadap tetangga!
................................................................................................................
................................................................................................................
4. Jelaskan
perbedaan zakat, infak, dan sedekah secara singkat!
................................................................................................................
................................................................................................................
5. Sebutkan tiga
keteladanan Abu Bakar Ash-Shiddiq atau Umar bin Khattab yang dapat diterapkan
di sekolah!
................................................................................................................
................................................................................................................
Paraf Guru: .................... Nilai: ....................
REFLEKSI DIRI
Berilah tanda ✓
sesuai keadaanmu.
|
Pernyataan |
Sudah |
Kadang-kadang |
Belum |
|
Saya dapat membaca huruf hijaiyah bersambung. |
□ |
□ |
□ |
|
Saya dapat mengenali bacaan ghunnah. |
□ |
□ |
□ |
|
Saya berusaha mengamalkan pesan Q.S.
Al-Insyirah. |
□ |
□ |
□ |
|
Saya dapat menyebutkan arti empat Asmaul Husna. |
□ |
□ |
□ |
|
Saya menjaga hubungan baik dengan tetangga. |
□ |
□ |
□ |
|
Saya menghormati orang yang berbeda agama. |
□ |
□ |
□ |
|
Saya memahami perbedaan zakat, infak, dan sedekah. |
□ |
□ |
□ |
|
Saya meneladani sifat Abu Bakar dan Umar. |
□ |
□ |
□ |
Hal yang paling saya
sukai dalam pembelajaran semester ini:
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Hal yang masih
ingin saya pelajari:
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
|
Peserta Didik |
Orang Tua/Wali |
Guru PAI/BP |
|
|
|
|
“Belajar dengan sungguh-sungguh, berakhlak mulia, dan
mengamalkan ilmu.”
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar