BUKU PAI KELAS III (FASE B) BERBASIS CP 020 THN 2026 (RANGKUM AJAR, LKPD DAN ASAS GANJIL)

 

RANGKUMAN PAI KELAS 3 SEMESTER 1

Konten Materi PAI Kelas 3 Semester 1 :

Bab 1 = Aku bisa membaca huruf hijaiyah bersambung dan surat pendek

Bab 2 = Meyakini Sifat Sifat Allah

Bab 3 = Berprasangka baik kepada Allah SWT

Bab 4 = Azan dan Iqomah

Bab 5 = Kelahiran dan masa kanak kanak Nabi Muhammad SAW

Rectangle: Rounded Corners: Bab 1 Aku bisa membaca huruf hijaiyah bersambung dan surat pendek
 

 


1.    Huruf Hijaiyah Bersambung

Huruf hijaiyah adalah huruf yang digunakan untuk menulis Al-Qur'an dan bahasa Arab. Dalam Al-Qur'an, huruf-huruf hijaiyah tidak ditulis sendiri-sendiri, tetapi saling bersambung membentuk kata, kemudian menjadi kalimat.

Pada kelas 3, kita belajar membaca rangkaian tulisan Arab yang terdiri atas tiga kata atau lebih dengan lancar, benar, dan tartil .

Membaca Al-Qur'an dengan baik merupakan ibadah yang dicintai Allah Swt.

Allah Swt. Berfirman dalan Q.S Al Muzammil :4)

وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا

"Dan bacalah Al-Qur'an dengan tartil.

 

2.    Cara Membaca Huruf Hijaiyah Bersambung

Saat membaca tulisan Arab, perhatikan beberapa hal berikut:

a.       Membaca dari kanan ke kiri

Contoh:                        بِسْمِ اللَّهِ

b.      Kenali setiap kata

Jangan langsung membaca satu kalimat sekaligus.

Bacalah kata demi kata.

Contoh:

بِسْمِ

اللَّهِ

الرَّحْمٰنِ

الرَّحِيم

 

3. Perhatikan harakat

Harakat menentukan bunyi huruf.

 

Harakat

 

Bunyi

َ  ( Fathah)

 

A

ِ (Kasrah)

 

I

ُ (Dammah)

 

U

ً (Fathatain)

 

an

ٍ(Kasratain)

 

In

ٌ (Dammatain)

 

un

ْ (Sukun/mati)

 

mati

ّ (Tasydid/ganda)

 

tasydid (dibaca rangkap)

 

4. Bacalah dengan tartil

Tartil artinya membaca perlahan, jelas, tidak tergesa-gesa, dan sesuai aturan tajwid.

 

 Mari Berlatih Membaca Tiga Kata!

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ

اللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ

وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيم

 

Emari Berlatih Membaca Empat Kata!

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ

إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

 

Mari Berlatih Membaca Lima Kata

 

إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ

إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ

 

 

 

5. Langkah-Langkah Berlatih Membaca

1.      Duduk dengan sopan.

2.      Membaca ta'awudz dan basmalah.

3.      Mengamati setiap kata.

4.      Membaca perlahan.

5.      Mengulang bacaan sebanyak 3–5 kali.

6.      Memperbaiki bacaan jika masih salah.

7.      Membaca di depan guru atau orang tua.

6. Kesalahan yang Harus Dihindari

Membaca terlalu cepat.

Tidak memperhatikan harakat.

Memotong bacaan di tengah kata.

Tidak jelas mengucapkan makhraj huruf.

Tidak memperhatikan panjang pendek bacaan.

7.       Adab Membaca Al-Qur'an

·         Berwudu terlebih dahulu jika memungkinkan.

·         Memakai pakaian yang bersih dan rapi.

·         Duduk dengan sopan.

·         Mengawali dengan ta'awudz dan basmalah.

·         Membaca dengan suara yang lembut.

·         Menjaga kebersihan mushaf Al-Qur'an.

·         Mengamalkan isi Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

 

Mari Belajar Tajwid Bacaan Mad Thabiie

 

1.        Tajwid adalah ilmu yang mempelajari tata cara membaca Al Quran dengan baik dan benar.

2.        Mad Thabiie atau disebut Mad Ashli adalah memanjangkan bacaan huruf hijaiyah jika ada :

·         Alif (ا) sesudah harokat fathah (ـَــ  )

·         Wawu sukun ( وْ )  sesudah harokat dhommah (ــُـ  ), atau

·         Ya’ sukun (يْ ) sesudah harokat kasroh (_(ـِــ

       Contoh bacaan Mad Thobiie adalah :

اَعُوْذُ __ مَا خَلَقَۙ__فيِ

     Caramembaca mad Thabiie adalah dipanjangkan 1 alif atau 2 harokat atau 2 ketukan sama dengan dua detik

 

Mari Berlatih mencari dan membaca bacaan Mad Thabii:

1.        إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ

2.        إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

3.        وَالضُّحَى وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَى

4.        قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ

5.        أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

6.        إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ

7.        وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ

8.        فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ

9.        لِإِيلَافِ قُرَيْشٍ إِيلَافِهِمْ

10.    سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى

 

Membaca Q.S Al Kautsar :

 

1.    Bunyi Surah Al Kautsar

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَۗ ۝

Sesungguhnya Kami telah memberimu (Nabi Muhammad) nikmat yang banyak.

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ ۝

Maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah!

اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُࣖ ۝

Sesungguhnya orang yang membencimu, dialah yang terputus (dari rahmat Allah).

2.    Surat Al Kautsar adalah surat terpendek dalam Al Quran. Surat Al Kautsar terdiri dari 3 ayat dan merupakan surat yang ke 108. Surat Al Kautsar tergolong surat Makiyyah karena diturunkan seelum Nabi Muhammad hijrah.

3.    Pesan pokok di dalam Q.S Al Kautsar :

a.         Allah sangat sayang kepada kita dengan memberikan nikmat yang banyak

b.         Untuk mensyukurinya Allah perintantahkan kita untuk shalat dan berqurban

c.         Janganlah membenci Nabi Muhammad dan ajarannya

d.         Orang yang membenci Rasulullah dia terputus dari nikmat Allah

Rectangle: Rounded Corners: Bab 2 Meyakini Sifat – Sifat Allah SWT
 

 

 


1.        Sifat wajib Allah adalah sifat yang pasti dan harus dimiliki Allah yang tidak dimiliki oleh makhluknya. Sifat wajib Allah ada 20 yaitu sebagai berikut :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


2.        Sifat Mustahil Allah adalah sifat yang tidak mungkin dimiliki oleh Allah. Allah tidak memiliki sifat mustahil karena Allah Maha Sempurna. Allah tidak mempunyai kekurangan suatu apapun

      

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.        Sifat Jaiz Allah adalah sifat yang berlaku atau tidaknya terserah pada Allah SWT. Sifat Jaiz Allah menunjukkan kebebasan Allah dalam memilih atau menentukan perbuatanNya

                             Artinya : Berbuat sesuatu sesuatu atau tidak berbuat sesuatu

 

 

Rectangle: Rounded Corners: Bab 3 Berprasangka Baik Kepaada Allah (Husnuzan)
 

 

 


1.    Berbaik sangka berati memiliki prasangka positif terhadap sesuatu

2.    Dalam bahasa arab berbaik sangka disebut husnuzan, husny berarti baik dan zan artinya prasangka

3.    Jadi husnuzan artinya sikap berbaik sangka terhadap ketetapan dan keputusan Allah yang diberikan kepada manusia

4.    Husnuzan merupakan akhlak terpuji. Lawan husnuzan adalah suuzan

5.    Suuzan adalah sikap yang tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan permusuhan dan merusak persaudaraan

6.    Umat Islam diperintahkan untuk selalu berbaiksangka kepada Allah. Dalam haditsnya Rasulullah bersabda :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى: أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي

Artinya Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Nabi bersabda: "Allah Ta'ala berfirman: 'Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku kepada-Ku'". (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits tersebut dijelaskan bahwa Allah sesuai prasangka hambanya. Jika seorang muslim berprasangka baik kepada Allah maka ia akan mendapat kebaikan

7.    Penerapan berbaik sangka kepada Allah antara lain, sebagai berikut:

a.      Meyakini bahwa semua perintahl Allah adalah untuk kebaikan manusia

b.      Berdo’a dengan meyakini bahwa Allah akan mengabulkan do’a hamba-hambanya

c.       Berserah diri kepada Allah atas hasil dari ikhtiar atau usaha yang dilakukan

d.      Bersyukur kepada Allah atas nikmat dan karunia yang telah diberikan

e.      Sabar dan ikhlas ketika menghadapi musibah

8.    Setiap muslim juga diperintahkan berbaik sangka kepada diri sendiri dan sesama manusia.

9.    Cara utama membangun prasangka baik terhadap diri sendiri adalah dengan sikap pantang menyerah dan tidak putus asa ketika mengalami kegagalan.

10.    Berprasangka baik terhadap sesama manusia diwujudkan dengan menghormati orang lain tanpa rasa curiga, iri atau ketidak senangan tanpa alasan yang jelas.

11.    Husnuzan terhadap sesama perlu diterapkan pada kehidupan berkeluarga, bertetangga dan bermasyarakat

a.      Kehidupan berkeluarga : setiap anggota keluarga sebaiknya saling berprasangka baik dan tidak boleh saling curiga

b.      Kehidupan bertetangga : sebagai makhluk sosial kita harus menciptakan kerukunan

c.       Kehidupan bermasayarakat : ditunjukkan dengan saling menolong dalam hal kebaikan dan ketakwaan

12.    Menghindari sikap suuzon dapat dilakukan dengan konfirmasi atau tabayun terhadap informasi negatif yang diterima

 

Rectangle: Rounded Corners: Bab 4 Azan dan Iqamah
 

 


Azan

1.    Secara Bahasa Adzan berarti seruan atau panggilan, Adzan adalah seruan panggilan Salat, dikumandangkan dengan lantang sebagai pertanda bahwa waktu. Orang yang mengumandangkan Adzan disebut Muadzin

2.    Tata cara Adzan, Adzan dilakukan dengan posisi berdiri tegak meenghadap kiblat

Bacaan Adzan:

(٢x) اَللهُ اَكْبَرُ،اَللهُ اَكْبَرُ

(٢x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ

(٢x) اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

(٢x) حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ

(٢x) حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ

(١x) اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ

(١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ

 

Arti bacaan adzan:

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah

Aku bersaksi bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah

Marilah mendirikan sholat

Marilah menuju kepada kejayaan

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar

Tiada Tuhan selain Allah.

 

Untuk lafal adzan subuh, terdapat kalimat khusus yang ditambahkan. Kalimat ini dikumandangkan sebanyak 2 kali setelah lafal “Hayya ‘alalfalaah”. Yaitu :

 

اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ

 Artinya: Sholat itu lebih baik daripada tidur.

 

3.      Menjawab Adzan

Kita dianjurkan untuk mengikuti ucapan sebagaimana yang diucapkan muazin sebagai cara menjawab adzan. Jika muazin mengumandangkan kalimat takbir, "Allahu Akbar" maka hendaknya dijawab dengan kalimat yang sama. Begitu juga dengan kalimat-kalimat yang lainnya.

Namun, hal itu dikecualikan untuk lafaz, "Hayya alas shalaah" dan "Hayya alas falaah." Cara menjawab adzannya dengan bacaan berikut ini:

 

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ اِلَّا بِاللهِ

Artinya: Tiada daya dan upaya kecuali dengan Allah SWT.

Pada shalat Subuh saat Muadzin membaca “Assholaatu Khorum minan Naum” maka dijawab dengan lafadz:

صَدَقْتَ وَبَرَرْتَ وَأَنَا عَلَى ذلِكَ مِنَ الشَّاهِدِينَ.

Arab latin: Ṣadaqta wabararta wa-anā ʿalā dhālika min ash-shāhidīn.

Artinya: Benar engkau dan aku menjadi saksi atas semua itu

Antara Adzan dan Iqomah adalah waktu yang baik untuk berdo’a, berikut do’a sesudah adzan:

 

للَّهُمَّ رَبَّ هٰذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ، آتِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدَانِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَالشَّرَفَ وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدَانِ الَّذِىْ وَعَدْتَهُ، اِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Artinya: Ya Allah, ya Tuhanku, yang memiliki doa ini yang sempurna, dan salat yang berdiri tegak! Berikanlah kepada Nabi Muhammad SAW jalan, kelebihan dan derajat tinggi! Dan bangkitkanlah dia pada tempat terpuji yang telah Engkau janjikan! Sesungguhnya Engkau tiada menyalahi janji

 

A.     Iqomah

 

1.      Pengertian Iqomah adalah seruan bahwa Salat berjamaah akan segera dimulai, jika iqamah sudah diperdengarkan jamaah sebaiknya segera berdiri, merapikan, meluruskan dan merapatkan barisa salat yang termasuk kesempurnaan Salay

2.      Tata cara Iqomah, hamper sama dengan tata cara Adzan

Berikut bacaan Iqomah

اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ

أَشْهَدُ اَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّااللهُ

اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ

حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ

قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ ،قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ

اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ

لَاإِلٰهَ إِلاَّالل

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.

Aku bersaksi bahwa Tiada Tuhan melainkan Allah.

Aku bersaksi bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah.

Marilah Sembahyang (sholat).

Marilah menuju kepada kejayaan.

Sesungguhnya sudah hampir mengerjakan sholat.

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.

Tiada Tuhan melainkan Allah.

 

Rectangle: Rounded Corners: Bab 5 Kisah Kelahiran dan masa kanak kanak Nabi Muhammad
 

 


Arab Pra Islam

1.    Disebut jazirah Arab karena sebagaian besar wilayah tersebut dihuni oleh mayoritas bangsa Arab. Sebagian besar wilayahnya merupakan padang pasir. Kondisi ini membuat masyarakat Arab memiliki karakter yang kuat dan pemberani.

2.     Jazirah arab berada di persimpangan benua Asia dan Afrika, tepatnya di Barat Daya Asia. Cuaca di Jazirah Arab kering dan panas. Hanya pohon kurma yang mampu tumbuh dengan baik. Sedangkan gandum hanya tumbuh di daerah tertentu. Masyarakat Arab tinggal di wilayah yang dekat dengan sumer air atau disebut OASIS

3.    Menurut tempat tinggalnya masyarak arab dibagi menjadi 2 yaitu tinggal di perkotaan dan pedalaman. Masyarakat perkotaan tinggal menetap dan bekerja sebagai petani atau pedagang.  Sementara masyarakat Arab pedalaman bekerja sebagai peternak. Unta, Domba, dan Kambing, serta keledai adalah hewan ternak yang dipelihara bangsa Arab.

 

4.    Adat Kebiasaan Bangsa Arab

a.      Bangsa arab sangat mencintai syair. Menjadi penyair adalah kebanggaan bagi mereka. Namun isi syair mereka lebih kepada ungkapan kecintaan mereka pada benda. Hal ini karena mereka tidak megenal Tuhannya serta menyembah berhala yang saat itu mengintari Ka’bah

b.      Bangsa Arab sangat memperhatikan silsilah keturunan, mereka sangat peduli untuk mengetahui siapa nenek moyang mereka.

5.    Bangsa Arab sebelum Islam datang disebut Jahiliyyah karena memiliki kebiasaan – kebiasaan sebagai berikut :

a.      Mereka membunuh anak perempuan mereka sendiri karena dianggap aib

b.      Suka berselisih, berkelahi, bahkan berperang

c.       Menyembah sesuatu yang mereka buat sendiri seperti patung dan berhala

6.    Masyarakat arab hidup bersuku suku atau disebut Kabilah mereka memiliki kebanggaan yang berlebihan terhadap Kabilahnya masing-masing sehingga  menimbulkan konflik perselisihan antar Kabilah. Sebelum Islam datang bangsa Ara membedakan seseorang berdasarkan status sosial yang dillihat dari suku atau ras kekuasaannya.

7.    Pada awalnya masyarakat Arab dan penduduk Mekkah menganut agama tauhid yang dibawa Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s. namun setelah wafatnya Nabi Ibrahim terjadi penyimpangan sehingga mereka menjadi musyrik dengan menyembah selain Allah. Kepercayaan lain yang berkembang pada masyarakat Arab pra Islam adalah menyembah bintang, api, malaikat, jin, roh/hantu

Kisah kelahiran Nabi Muhammad SAW

8.    Nabi Muhammad lahir di Kota Makkah pada hari Senin 12 Rabiul Awwal tahun 571 M bertepatan dengan

Tahun Gajah. Dinamakan tahun Gajah karena bersamaan dengan penyerangan Kakbah oleh pasukan yang mengendarai Gajah dipimpin oleh Abrahah. Kelahiran Nabi muhammad membawa berkah bagi alam semesta. Akhlaknya menjadi teladhan bagi seluruh ummatnya

9.    Nabi Muhammad lahir menjelang fajar  dalam keadaan terkhitan, bersujud, bersyukur, dan wajah yang berseri seri bagaikan bulan purnama. Menjelang kelahirannya ‘Arsy bergoncang amat senang dan bahagia. Keagungan Allah terlihat sangat jelas. Para malaikat bergemuruh mengumandangkan tahlil, tahmid, dan istighfar kepada Allah. Langit terlihat cerah. Aminah (Ibunda Nabi Muhammad) menyaksikankeagungan Nabi Muhammad. Ia lahir di tempat yang paling mulia dari suku Qurays paling mulia, dan dari keturunan paling mulia

10.    Nabi Muhammad lahir dalam keadaan yatim, ayahnya wafat saat Nabi berada di dalam kandungan ibundanya. Nabi Muhammad disusukan dan diasuh oleh Halimah Sa’diyah. Hal tersebut menjadi kebiasaan penduduk Makkah. Halimah berasal dari Bani Sa’ad. Beliau tinggal di padang pasir yang panas.

11.    Nabi Muhammad tumbuh menjadi anak yang kuat, sehat, fasih bicara, pemberani, tegas, dan pandai menunggang kuda.

12.    Halimah Sa’diyah adalah wanita yang sangat beruntung. Keerkahan dan kemuliaan didapatkan Halimah saat mengasuh Nabi Muhammad SAW. Halimah mengasuh Nabi muhammad selama 4 tahun

Masa kanak kanak Nabi Muhammad SAW

13.    Pada usia empat tahun Nabi Muhammad mengalami peristiwa yang luar biasa yaitu peristiwa pembersihan sifat – sifat kotor dalam dada Nabi Muhammad SAW. Malaikat Jibril mendatangi Nabi Muhammad yang sedang menggembala kambing bersama anak – anak lainnya. Jibril membawa pergi Nabi Muhammad untuk dibersihkan dadanya. Malaikat Jibril membuang sifat – sifat kotor dan memasukkan sifat – sifat baik ke dalam dada Nabi Muhammad SAW

14.    Saat Nabi berusia 6 tahun beliau diajak oleh ibundanya Aminah untuk berziarah ke makam ayahnya. Sepulang dari berziarah ibunda Nabi Muhammad wafat, sehingga beliau menjadi anak yatim piatu di usia 6 tahun. Selanjutnya Nabi muhammad diasuh oleh kakeknya yang bernama Abdul Muthalib. Setelah diasuh k selama  2 tahun , kemudian kakeknya juga wafat. Kemudian beliau diasuh oleh pamannya yang bernama Abu Thalib. Beliau adalah paman yang disegani dan dihormati oleh suku Qurays. Nabi Muhammad mulai membantu menggembalakan kambing-kambing milik pamannya dan milik orang lain yang dititipkan kepada pamannya. Nabi Muhammad mendapatkan upah yang kemudian diberikan kepada pamannya untuk membantu keluarganya

15.    Sejak kecil Nabi Muhammad telah mengalami ujian yang berat sehingga beliau terbiasa kerja keras sejak belia. Nabi muhammad menggembala domba milik kelurganya dan milik penduduk kota Makkah dengan jujur dan amanah

 

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama              :................................................
Kelas               : III (Tiga) Fase B
Tanggal          : ................................................

 

BAB 1 – Aku Bisa Membaca Huruf Hijaiyah Bersambung dan Surat Pendek

Tujuan: peserta didik mampu mengenali cara membaca tulisan Arab bersambung, memperhatikan harakat, membaca dengan tartil, mengenali Mad Thabi’i, dan memahami pesan pokok Q.S. Al-Kautsar.

Kegiatan 1 – Pilih Jawaban yang Tepat

1. Tulisan Arab dalam Al-Qur’an dibaca dari … (kanan ke kiri / kiri ke kanan).

   Jawaban: ________________________________________________

2. Harakat fathah berbunyi … (a / i / u).

   Jawaban: ________________________________________________

3. Harakat kasrah berbunyi … (a / i / u).

   Jawaban: ________________________________________________

4. Membaca perlahan, jelas, tidak tergesa-gesa, dan sesuai tajwid disebut … (tartil / suuzan).

   Jawaban: ________________________________________________

5. Mad Thabi’i dibaca sepanjang … (1 alif atau 2 harakat / 5 harakat).

   Jawaban: ________________________________________________

Kegiatan 2 – Pasangkan

Harakat

Bunyi

َ Fathah

________________

ِ Kasrah

________________

ُ Dammah

________________

ً Fathatain

________________

ٍ Kasratain

________________

ٌ Dammatain

________________

ْ Sukun

________________

Kegiatan 3 – Praktik Membaca

Bacalah dengan tartil di hadapan guru/orang tua. Beri tanda setelah selesai.

□ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ

□ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ

□ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ

□ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ

□ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

                                                                                                                                                       

 

 

Kegiatan 4 – Q.S. Al-Kautsar

1. Berapa jumlah ayat dalam Q.S. Al-Kautsar?

   Jawaban: ________________________________________________

2. Q.S. Al-Kautsar merupakan surah ke berapa?

   Jawaban: ________________________________________________

3. Sebutkan dua pesan pokok Q.S. Al-Kautsar.

   Jawaban: ________________________________________________

4. Apa yang diperintahkan Allah sebagai bentuk mensyukuri nikmat?

   Jawaban: ________________________________________________


 

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama              :................................................
Kelas               : III (Tiga) Fase B
Tanggal          : ................................................

 

BAB 2 – Meyakini Sifat-Sifat Allah SWT

Tujuan: peserta didik memahami pengertian sifat wajib, sifat mustahil, dan sifat jaiz Allah SWT.

Kegiatan 1 – Lengkapi Kalimat

1. Sifat wajib Allah adalah sifat yang … dan harus dimiliki Allah.

   Jawaban: ________________________________________________

2. Sifat wajib Allah berjumlah … sifat.

   Jawaban: ________________________________________________

3. Sifat mustahil Allah adalah sifat yang … dimiliki Allah.

   Jawaban: ________________________________________________

4. Sifat jaiz Allah menunjukkan … Allah dalam memilih atau menentukan perbuatan-Nya.

   Jawaban: ________________________________________________

5. Sifat jaiz berarti Allah boleh … sesuatu atau tidak berbuat sesuatu.

   Jawaban: ________________________________________________

Kegiatan 2 – Benar atau Salah

□ Benar  □ Salah    Sifat mustahil adalah sifat yang tidak mungkin dimiliki Allah.

□ Benar  □ Salah    Allah memiliki kekurangan seperti makhluk.

□ Benar  □ Salah    Sifat jaiz Allah menunjukkan kebebasan Allah dalam menentukan perbuatan-Nya.

□ Benar  □ Salah    Sifat wajib Allah hanya berjumlah 10.

Kegiatan 3 – Refleksi

Tuliskan satu sikap yang dapat kamu lakukan sebagai wujud keyakinan kepada kesempurnaan Allah SWT.

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________


 

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama              :................................................
Kelas               : III (Tiga) Fase B
Tanggal          : ................................................

 

BAB 3 – Berprasangka Baik kepada Allah (Husnuzan)

Tujuan: peserta didik memahami arti husnuzan, membedakan husnuzan dan suuzan, serta menerapkannya dalam kehidupan.

Kegiatan 1 – Jawablah

1. Apa arti husnuzan?

   Jawaban: ________________________________________________

2. Apa lawan dari husnuzan?

   Jawaban: ________________________________________________

3. Mengapa suuzan tidak dianjurkan?

   Jawaban: ________________________________________________

4. Sebutkan tiga contoh berbaik sangka kepada Allah.

   Jawaban: ________________________________________________

5. Bagaimana cara membangun prasangka baik terhadap diri sendiri ketika mengalami kegagalan?

   Jawaban: ________________________________________________

6. Bagaimana cara menghindari suuzan terhadap informasi negatif?

   Jawaban: ________________________________________________

Kegiatan 2 – Studi Kasus

Rina mendapat nilai kurang baik. Ia merasa gagal dan ingin menyerah.

Menurutmu, sikap husnuzan apa yang sebaiknya Rina lakukan?

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Buat satu contoh sikap husnuzan kepada teman di sekolah:

________________________________________________________________________


 

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama              :................................................
Kelas               : III (Tiga) Fase B
Tanggal          : ................................................

 

BAB 4 – Azan dan Iqamah

Tujuan: peserta didik memahami pengertian azan dan iqamah, tata cara dasar, bacaan, serta cara menjawab azan.

Kegiatan 1 – Pilihan Ganda

1. Azan adalah seruan atau panggilan untuk … (salat / belajar).

   Jawaban: ________________________________________________

2. Orang yang mengumandangkan azan disebut … (muazin / imam).

   Jawaban: ________________________________________________

3. Azan dilakukan dengan posisi berdiri tegak menghadap … (kiblat / belakang).

   Jawaban: ________________________________________________

4. Iqamah adalah seruan bahwa salat berjamaah akan … (segera dimulai / selesai).

   Jawaban: ________________________________________________

5. Antara azan dan iqamah merupakan waktu yang baik untuk … (berdoa / bermain).

   Jawaban: ________________________________________________

Kegiatan 2 – Lengkapi Bacaan

اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ

Artinya: __________________________________________________________

أَشْهَدُ اَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّااللهُ

Artinya: __________________________________________________________

أَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Artinya: __________________________________________________________

حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ

Artinya: __________________________________________________________

حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ

Artinya: __________________________________________________________

قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ ،قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ

Artinya: __________________________________________________________

Kegiatan 3 – Praktik

Praktikkan azan atau iqamah di depan guru/orang tua. Guru/orang tua memberi penilaian.

Aspek

Baik

Cukup

Perlu Bimbingan

Kelancaran

Ketepatan bacaan

Sikap/Adab


 

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama              :................................................
Kelas               : III (Tiga) Fase B
Tanggal          : ................................................

 

BAB 5 – Kelahiran dan Masa Kanak-Kanak Nabi Muhammad SAW

Tujuan: peserta didik memahami keadaan masyarakat Arab sebelum Islam, kisah kelahiran Nabi Muhammad SAW, serta beberapa peristiwa pada masa kanak-kanak beliau.

Kegiatan 1 – Isilah dengan Jawaban yang Tepat

1. Di kota manakah Nabi Muhammad SAW lahir?

   Jawaban: ________________________________________________

2. Nabi Muhammad SAW lahir pada hari apa dan tanggal berapa menurut rangkuman?

   Jawaban: ________________________________________________

3. Mengapa tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW disebut Tahun Gajah?

   Jawaban: ________________________________________________

4. Siapakah yang menyusui dan mengasuh Nabi Muhammad SAW pada masa kecil?

   Jawaban: ________________________________________________

5. Berapa tahun Halimah Sa’diyah mengasuh Nabi Muhammad SAW?

   Jawaban: ________________________________________________

6. Siapakah nama ibu Nabi Muhammad SAW?

   Jawaban: ________________________________________________

7. Siapakah kakek Nabi Muhammad SAW yang mengasuh beliau setelah ibunya wafat?

   Jawaban: ________________________________________________

8. Siapakah paman Nabi Muhammad SAW yang kemudian mengasuh beliau?

   Jawaban: ________________________________________________

Kegiatan 2 – Urutkan Peristiwa

1. Nabi Muhammad SAW diasuh oleh Halimah Sa’diyah.   Urutan: ______

2. Ibunda Nabi Muhammad SAW wafat.   Urutan: ______

3. Nabi Muhammad SAW diasuh oleh Abdul Muthalib.   Urutan: ______

4. Nabi Muhammad SAW diasuh oleh Abu Thalib.   Urutan: ______

5. Nabi Muhammad SAW membantu menggembalakan kambing.   Urutan: ______

 

Kegiatan 3 – Nilai Keteladanan

Tuliskan tiga sifat Nabi Muhammad SAW yang dapat kamu teladani berdasarkan materi.

1. ______________________________________________________________

2. ______________________________________________________________

3. ______________________________________________________________

Kegiatan 4 – Refleksi

Apa yang kamu pelajari dari kehidupan Nabi Muhammad SAW pada masa kanak-kanak?

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________


 

SUMATIF AKHIR SEMESTER (SAS)
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI

KELAS III – SEMESTER GANJIL

Nama

________________________

Kelas

III

No. Absen

________

Tanggal

____________

Sekolah

________________________

Semester

Ganjil

Nilai

________

Paraf Guru

____________

Petunjuk

·         Berdoalah sebelum mengerjakan.

·         Bacalah setiap soal dengan teliti.

·         Pilih satu jawaban yang paling tepat pada soal pilihan ganda.

·         Kerjakan soal isian dan uraian dengan tulisan yang rapi.

·         Periksa kembali jawaban sebelum dikumpulkan.

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban A, B, C, atau D yang paling tepat!

 

1. Tulisan Arab dalam Al-Qur’an dibaca dari …

A. kiri ke kanan

B. kanan ke kiri

C. atas ke bawah

D. bawah ke atas

 

2. Harakat fathah berbunyi …

A. a

B. i

C. u

D. an

 

3. Membaca Al-Qur’an perlahan, jelas, dan sesuai aturan tajwid disebut …

A. suuzan

B. iqamah

C. tartil

D. husnuzan

 

4. Harakat kasrah berbunyi …

A. a

B. i

C. u

D. un

 

5. Mad Thabi’i dibaca sepanjang …

A. 1 alif atau 2 harakat

B. 3 alif

C. 5 harakat

D. 6 alif

6. Q.S. Al-Kautsar terdiri atas … ayat.

A. 2

B. 3

C. 4

D. 5

 

7. Q.S. Al-Kautsar adalah surah ke … dalam Al-Qur’an.

A. 106

B. 107

C. 108

D. 109

 

8. Salah satu pesan pokok Q.S. Al-Kautsar adalah …

A. meninggalkan salat

B. bersyukur atas nikmat Allah

C. membenci sesama

D. tidak perlu beribadah

 

9. Sifat wajib Allah adalah sifat yang … dimiliki Allah.

A. pasti dan harus

B. boleh saja

C. tidak mungkin

D. kadang-kadang

 

10. Jumlah sifat wajib Allah adalah …

A. 10

B. 15

C. 20

D. 25

 

11. Sifat mustahil Allah adalah sifat yang … dimiliki Allah.

A. wajib

B. mungkin

C. tidak mungkin

D. harus

 

12. Sifat jaiz Allah menunjukkan … Allah dalam menentukan perbuatan-Nya.

A. kelemahan

B. kebebasan

C. kekurangan

D. ketidaktahuan

 

13. Husnuzan berarti …

A. berprasangka buruk

B. berbaik sangka

C. marah

D. iri hati

 

 

 

14. Lawan dari husnuzan adalah …

A. amanah

B. sabar

C. suuzan

D. Syukur

 

15. Ketika mengalami kegagalan, sikap husnuzan kepada diri sendiri adalah …

A. putus asa

B. menyerah

C. pantang menyerah

D. menyalahkan orang lain

 

16. Untuk menghindari suuzan terhadap informasi negatif, kita sebaiknya melakukan …

A. tabayun

B. pertengkaran

C. fitnah

D. prasangka

 

17. Azan adalah seruan atau panggilan untuk …

A. belajar

B. makan

C. salat

D. tidur

 

18. Orang yang mengumandangkan azan disebut …

A. makmum

B. muazin

C. khatib

D. musafir

 

19. Azan dilakukan dengan posisi berdiri tegak menghadap …

A. barat

B. timur

C. kiblat

D. utara

 

20. Iqamah merupakan seruan bahwa salat berjamaah akan …

A. segera dimulai

B. segera selesai

C. dibatalkan

D. ditunda

 

21. Pada azan Subuh terdapat tambahan kalimat …

A. Allahu Akbar

B. Hayya ‘alal falah

C. Ash-shalatu khairum minan naum

D. La ilaha illallah

 

22. Ketika muazin mengucapkan Hayya ‘alash shalah, jawaban yang dianjurkan adalah …

A. Allahu Akbar

B. La haula wa la quwwata illa billah

C. Subhanallah

D. Alhamdulillah

 

23. Nabi Muhammad SAW lahir di kota …

A. Madinah

B. Makkah

C. Thaif

D. Baghdad

24. Nabi Muhammad SAW lahir pada …

A. 12 Rabiul Awwal tahun 571 M

B. 1 Muharram tahun 610 M

C. 17 Ramadan tahun 571 M

D. 10 Zulhijah tahun 632 M

 

25. Tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW disebut Tahun Gajah karena …

A. banyak gajah diternakkan

B. pasukan bergajah menyerang Ka’bah

C. Nabi pandai menunggang gajah

D. Makkah dipenuhi gajah

 

26. Nabi Muhammad SAW disusukan dan diasuh oleh …

A. Khadijah

B. Aminah

C. Halimah Sa’diyah

D. Aisyah

 

27. Halimah Sa’diyah mengasuh Nabi Muhammad SAW selama …

A. 2 tahun

B. 3 tahun

C. 4 tahun

D. 6 tahun

 

28. Setelah ibunda Nabi Muhammad SAW wafat, beliau diasuh oleh kakeknya yang bernama …

A. Abu Thalib

B. Abdul Muthalib

C. Abu Lahab

D. Abdurrahman

 

29. Setelah kakeknya wafat, Nabi Muhammad SAW diasuh oleh …

A. Abu Thalib

B. Halimah

C. Abdurrahman

D. Hamzah

 

 

30. Salah satu sifat Nabi Muhammad SAW sejak kecil adalah …

A. malas

B. tidak jujur

C. amanah

D. sombong

 

B. Isian Singkat

1. Harakat dammah berbunyi ____.

2. Membaca Al-Qur’an dengan perlahan dan jelas disebut ____.

3. Mad Thabi’i dibaca ____ harakat.

4. Q.S. Al-Kautsar terdiri dari ____ ayat.

5. Berbaik sangka kepada Allah disebut ____.

6. Lawan dari husnuzan adalah ____.

7. Orang yang mengumandangkan azan disebut ____.

8. Seruan bahwa salat berjamaah akan segera dimulai disebut ____.

9. Ibu Nabi Muhammad SAW bernama ____.

10. Nabi Muhammad SAW menjadi yatim piatu pada usia ____ tahun.

C. Uraian

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan tartil!

Jawaban: ______________________________________________________________
________________________________________________________________________

2. Sebutkan tiga contoh penerapan husnuzan kepada Allah SWT!

Jawaban: ______________________________________________________________
________________________________________________________________________

3. Jelaskan pengertian azan dan iqamah!

Jawaban: ______________________________________________________________
________________________________________________________________________

4. Sebutkan dua pesan pokok Q.S. Al-Kautsar!

Jawaban: ______________________________________________________________
________________________________________________________________________

5. Ceritakan secara singkat siapa yang mengasuh Nabi Muhammad SAW setelah ibunya wafat sampai beliau diasuh oleh Abu Thalib!

Jawaban: ______________________________________________________________
________________________________________________________________________

 

 

LEMBAR PENILAIAN DAN REFLEKSI

Bab

Nilai

Paraf Guru

Catatan

Bab 1

________________

________________

________________

Bab 2

________________

________________

________________

Bab 3

________________

________________

________________

Bab 4

________________

________________

________________

Bab 5

________________

________________

________________

Nilai Akhir

________________

________________

________________

Refleksi Peserta Didik

Materi yang paling saya pahami:

________________________________________________________________________

Materi yang masih perlu saya pelajari:

________________________________________________________________________

Sikap baik yang akan saya biasakan:

________________________________________________________________________


PENILAIAN GURU

Aspek

Skor

Catatan

Pengetahuan

........

................................

Keterampilan membaca/praktik

........

................................

Sikap/akhlak

........

................................

Kerapian dan ketelitian

........

................................

Keaktifan

........

................................

Nilai akhir

........

................................

 

Catatan Guru:

........................................................................................................................

........................................................................................................................

........................................................................................................................

Peserta Didik

Orang Tua/Wali

Guru PAI/BP



(........................)

 

(........................)

 

EKA SETIA PUTRA, M.Pd.

 

“Belajar dengan sungguh-sungguh, berakhlak mulia, dan mengamalkan ilmu.”

 


Komentar