BUKU PAI KELAS V (FASE C) BERBASIS CP 020 THN 2026 (RANGKUM AJAR, LKPD DAN ASAS GANJIL)

 

RANGKUMAN PAI KELAS 5 SEMESTER 1

 

Konten Materi :

Bab 1 = Belajar Huruf Hijaiyah Bersambung, Bacaan Mim Sukun, dan Surat Al ‘Asr

Bab 2 = Asmaul Husna Al Halim, As Syakur, Al Hakim, dan Al Wadud

Bab 3 = Akhlak Terhadap Allah Dengan Berdoa dan Bertawakkal KepadaNya

Bab 4= Puasa Wajib Dan Sunnah

Bab 5= Kepemimpinan Nabi Muhammad di Madinah

Bab 1 Belajar Huruf Hijaiyah Bersambung, Bacaan Mim Sukun, dan Surah Al ‘Asr

 

A. Mari Belajar Membaca Huruf Hijaiyah Bersambung dengan membaca Q.S Al Maun :

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

١. أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ

٢. فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ

٣. وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ

٤. فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ

٥. الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ

٦. الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ

٧. وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ 

Selanjutnya Mari Berlatih Membaca Huruf Bersambung Berikut :

1.        تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِّنْ سِجِّيلٍ

2.        وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

3.       أُولَٰئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ

4.        الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ

5.       الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ

6.       ثُمَّ أَمَاتَهُ فَأَقْبَرَهُ

7.       فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ

8.        لَهُمْ فِيهَا فَاكِهَةٌ وَلَهُمْ مَا يَدَّعُونَ

9.        تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِّنْ كُلِّ أَمْرٍ

10     إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَٰلِكَ مُتْرَفِينَ

Potongan ayat ayat diatas adalah beberapa contoh bacaan Mim Sukun, selanjutnya mari kita belajar tentang Hukum Mim Sukun dalam Ilmu Tajwid

1.    Mengenal Hukum Bacaan Mim Sukun

Hukum bacaan mim sukun dibagi menjadi 3 :

a.      Ikhfa’ Syafawi : yaitu apabila ada mim sukun bertemu dengan huru ba’  (ب). Cara membacanya dengan suara samar antara mim dan ba pada bibir, kemudian ditahan kira -kira dua harokat / ketukan seraya mengeluarkan suara ikhfa’dari pangkal hidung.

Contoh : تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ

Ikhfa artinya samar

Syafawi artinya bibir

b.      Idgham Mimi/Idghom Mutamatsilain : yaitu apabila ada mim sukun bertemu huruf mim (). Cara membacanya adalah dengan memasukkan huruf mim ke dalam huruf mim disertai dengan suara gunnahsekitar 2 harokat/ketukan

Contoh : فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌۙ

Idghom artinya memasukkan atau meleburkan

Mutamatsilain artinya dua huruf yang sama

c.       Idzhar Syafawi : yaitu apabila ada mim sukun bertemu dengan huruf selain mim () dan ba’ (ب). Dengan demikian seluruh huruf hijaiyah selain mim dan ba’ adalah huruf idzhar Syafawi

Contoh : لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ

Idzhar artinya jelas

Syafawi artinya bibir

 

2.        Mari Berlatih Membaca Hukum Bacaan Mim Sukun

a.      Bacaan Idzhar Syafawi :

1.        هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ

2.        لَهُمْ فِيهَا فَاكِهَةٌ

3.        رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

4.        عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

5.        أَنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ

6.        كُنْتُمْ صَادِقِينَ

7.        عَلَيْكُمْ حَافِظِينَ

8.        عَلَيْهِمْ لَعْنَةُ اللَّهِ

9.        لَهُمْ جَزَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ

10.    أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ

b.      Bacaan Idgham Mimi

1.        لَهُمْ مَا يَشَاءُونَ فِيهَا

2.        لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ عَظِيمٌ

3.        هُمْ مُّؤْمِنُونَ

4.        رَبِّهِمْ مِّنْ فَضْلِهِ

5.        عَلَيْهِمْ مَّا كَانُوا يَعْمَلُونَ

6.        أَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوعٍ

7.        وَآمَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ

8.        لَهُمْ مِّنْ رَبِّهِمْ أَجْرٌ

9.        رَبِّهِمْ مَّغْفِرَةٌ وَرَحْمَةٌ

10.    بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِّنْ كُلِّ أَمْرٍ

 

 

c.       Bacaan Ikhfa Syafawi

1.        تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِّنْ سِجِّيلٍ

2.        عَلَيْهِمْ بِحِجَارَةٍ

3.        هُمْ بِالْآخِرَةِ يُوقِنُونَ

4.        لَهُمْ بِهَا عِلْمٌ

5.        أَنْتُمْ بِهِ مُؤْمِنُونَ

6.        كُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

7.        هُمْ بِرَبِّهِمْ يُؤْمِنُونَ

8.        عَلَيْكُمْ بِأَنْفُسِكُمْ

9.        هُمْ بِآيَاتِنَا يُؤْمِنُونَ

10.    أَمْ بِهِ جِنَّةٌ

 

B. Belajar Q.S Al ‘Asr

Q.S. Al-'Asr adalah surah ke-103 dalam Al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 3 ayat, termasuk golongan Makkiyah (diturunkan di Kota Makkah Sebelum Nabi Muhammad Hijrah), dan memiliki arti "Masa" atau "Waktu". Melalui surah ini, Allah Swt. mengingatkan manusia agar memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk beriman dan beramal saleh.

 

Bacaan Q.S. Al-'Asr

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

وَالْعَصْرِ ۝١

إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ ۝٢

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ۝٣

Artinya:

  1. Demi masa.
  2. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian.
  3. Kecuali orang-orang yang beriman, mengerjakan kebajikan, saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran.

 

C. Kandungan Q.S. Al-'Asr

Q.S. Al-'Asr menjelaskan bahwa waktu adalah nikmat Allah Swt. yang sangat berharga. Semua manusia akan merugi jika tidak menggunakan waktunya dengan baik. Agar tidak merugi, setiap muslim harus:

  • Beriman kepada Allah Swt.
  • Beramal saleh, yaitu melakukan perbuatan yang baik.
  • Saling menasihati dalam kebenaran, yaitu mengajak kepada kebaikan dan kejujuran.
  • Saling menasihati dalam kesabaran, yaitu tetap sabar dalam menjalankan perintah Allah dan menghadapi ujian.

Bab 2 = Asmaul Husna Al Halim, As Syakur, Al Hakim, dan Al Wadud

 

1.    Asmaul husna artinya nama nama Allah yang indah. Asmaul Husna jumlahnya ada 99

Allah SWT berfirman dalam surat Al A’raf :

وَلِلّٰهِ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى فَادْعُوْهُ بِهَاۖ وَذَرُوا الَّذِيْنَ يُلْحِدُوْنَ فِيْٓ اَسْمَاۤىِٕهٖۗ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَۖ ۝١٨٠

Artinya :

Allah memiliki Asmaulhusna (nama-nama yang terbaik). Maka, bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut (Asmaulhusna) itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.

 

A.       Mengenal Asmaul Husna Al-Ḥalīm

 

·           Al-Ḥalīm (ٱلْحَلِيمُ) merupakan salah satu Asmaul Husna yang berarti Maha Penyantun atau Maha Penyabar. Allah Swt. selalu bersikap lembut kepada hamba-Nya. Meskipun manusia sering berbuat dosa dan kesalahan, Allah tidak langsung memberikan hukuman, tetapi memberikan kesempatan kepada hamba-Nya untuk bertobat, memperbaiki diri, dan kembali ke jalan yang benar.

·           Dalil Asmaul Husna Al-Ḥalīm

Allah Swt. berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 235:

وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي أَنْفُسِكُمْ فَاحْذَرُوهُ ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ

Artinya:

"Ketahuilah bahwa Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu, maka takutlah kepada-Nya. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun."

·           Makna Asmaul Husna Al-Ḥalīm

a.    Maha Penyantun kepada seluruh makhluk-Nya.

b.    Tidak tergesa-gesa menghukum orang yang berbuat dosa.

c.     Memberikan kesempatan kepada manusia untuk bertobat.

d.    Tetap memberikan nikmat kepada hamba-Nya meskipun mereka masih melakukan kesalahan.

e.    Mengajarkan manusia agar menjadi pribadi yang sabar dan pemaaf.

·      Cara Meneladhani Al Halim

a.      Bersabar ketika menghadapi masalah.

  1. Tidak mudah marah kepada orang lain.
  2. Mau memaafkan kesalahan teman.
  3. Berbicara dengan sopan dan lemah lembut.
  4. Tidak membalas keburukan dengan keburukan.
  5. Selalu memberi kesempatan kepada orang lain untuk memperbaiki kesalahannya.

Mengenal Asmaul Husna Asy-Syakūr

 

·      Asy-Syakūr (ٱلشَّكُورُ) adalah salah satu Asmaul Husna yang berarti Maha Mensyukuri atau Maha Menghargai. Allah Swt. menghargai setiap amal kebaikan yang dilakukan oleh hamba-Nya, meskipun amal tersebut kecil. Allah akan membalas setiap kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda.

 

·      Dalil Asmaul Husna Asy-Syakūr

Allah Swt. berfirman dalam Surah Fatir ayat 30:

لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ ۚ إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌ

Artinya:

"Agar Allah menyempurnakan pahala mereka dan menambah karunia-Nya kepada mereka. Sungguh, Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri."

 

·      Makna Asmaul Husna Asy-Syakūr

Makna Asy-Syakūr menunjukkan bahwa Allah Swt.:

a.      Menghargai setiap amal saleh yang dilakukan hamba-Nya.

b.      Memberikan pahala atas setiap kebaikan, sekecil apa pun.

c.       Melipatgandakan pahala bagi orang yang ikhlas beramal.

d.      Tidak menyia-nyiakan amal baik hamba-Nya.

e.      Mendorong manusia agar selalu bersyukur atas nikmat Allah.

 

·      Cara Meneladani Asy-Syakūr

a.      Selalu bersyukur kepada Allah atas semua nikmat.

  1. Rajin beribadah dan beramal saleh.
  2. Menghargai bantuan dan kebaikan orang lain.
  3. Tidak mengeluh dan tidak mudah putus asa.
  4. Menggunakan nikmat Allah untuk hal-hal yang baik.
  5. Semakin semangat berbuat baik karena yakin Allah akan membalasnya.

 

Mengenal Asmaul Husna Al-Ḥakīm

 

·           Al-Ḥakīm (ٱلْحَكِيمُ) artinya Maha Bijaksana. Allah Swt. memiliki kebijaksanaan yang sempurna dalam setiap perkataan, perbuatan, keputusan, dan ketetapan-Nya. Semua yang Allah ciptakan dan tetapkan pasti memiliki tujuan dan hikmah yang baik bagi kehidupan manusia.

·           Dalil Asmaul Husna Al-Ḥakīm

Allah Swt. berfirman dalam Surah Al-An'am ayat 18:

وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ ۚ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ

Artinya:

"Dialah Yang Mahaberkuasa atas hamba-hamba-Nya. Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui."

·         Makna Asmaul Husna Al-Ḥakīm

Makna Al-Ḥakīm menunjukkan bahwa Allah Swt.:

a.      Maha Bijaksana dalam setiap keputusan dan ketetapan-Nya.

  1. Mengetahui segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.
  2. Menetapkan hukum yang adil dan penuh hikmah.
  3. Menciptakan alam semesta dengan tujuan yang sempurna.
  4. Tidak pernah berbuat sia-sia atau keliru.

·      Cara  Meneladani Al-Ḥakīm

a.      Berpikir sebelum berbicara dan bertindak.

  1. Bersikap adil kepada siapa saja.
  2. Tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan.
  3. Menghargai pendapat orang lain.
  4. Mematuhi aturan yang baik di rumah, sekolah, dan masyarakat.
  5. Yakin bahwa semua ketetapan Allah mengandung hikmah.

 

Mengenal Asmaul Husna Al-Wadūd

·      Al-Wadūd (ٱلْوَدُودُ) adalah salah satu Asmaul Husna yang berarti Maha Pengasih atau Maha Mencintai. Allah Swt. sangat mencintai hamba-hamba-Nya yang beriman, bertakwa, dan selalu berbuat kebaikan. Kasih sayang Allah diberikan kepada seluruh makhluk-Nya melalui berbagai nikmat yang tidak terhitung jumlahnya.

·      Dalil Asmaul Husna Al-Wadūd

Allah Swt. berfirman dalam Surah Hud ayat 90:

وَاسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّي رَحِيمٌ وَدُودٌ

Artinya:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Mencintai."

·      Makna Asmaul Husna Al-Wadūd

Makna Al-Wadūd menunjukkan bahwa Allah Swt.:

a.        Maha Mencintai hamba-Nya yang beriman dan bertakwa.

b.       Maha Pengasih kepada seluruh makhluk-Nya.

c.        Menerima tobat hamba yang sungguh-sungguh menyesali kesalahannya.

d.       Memberikan nikmat, rahmat, dan kasih sayang tanpa henti.

e.        Mengajarkan manusia agar saling mencintai dan menyayangi sesama.

·      Cara  Meneladani Al-Wadūd

Sebagai seorang muslim, kita hendaknya:

a.     Menyayangi orang tua, guru, teman, dan saudara.

b.     Suka menolong orang yang membutuhkan.

c.     Mudah memaafkan kesalahan orang lain.

d.     Tidak membenci atau menyakiti sesama.

e.     Menjaga persaudaraan dan kerukunan.

f.      Menunjukkan kasih sayang kepada semua makhluk.

Bab 3 Berdoa dan tawakkal kepada Allah

 

Pengertian Doa

1.    Doa berasal dari kata bahasa Arab دَعاَ  yang artinya memanggil, memohon, dan berharap. Menurut KBBI doa artinya permohonan (harapan, permintaan, dan pujian) kepada Allah. Berdoa merupakan perintah Allah dalam Q.S Ghafir ayat 60 :

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ

Artinya :

"Dan Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina'."

 

2.    Doa merupakan salah satu bentuk ibadah. Dengan berdoa berarti kita memerlukan pertolongan Allah. Orang yang tidak mau berdoa termasuk orang yang sombong.

3.    Tata cara berdoa :

a.      Dalam keadaan bersih dan berada di tempat yang bersih

b.      Menghadap kiblat

c.       Dilakukan dengan suara yang lembut

d.      Fokus hati dan pikiran hanya kepada Allah

e.      Diawali dengan memuji kepada Allah misalnya dengan membaca Asmaul husna

4.    Contoh doa dalam kehidupan sehari hari :

a. Doa untuk kedua orang tua

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Artinya: Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil.

b.    Doa memohon keselamatan dunai akhirat

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa neraka.

c.       Doa memohon ilmu pengetahuan

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا، وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْن

Artinya:

“Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu, berilah aku pemahaman, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang saleh.”

 

Pengertian Tawakkal

5.    Tawakkal berasal dari kata وَكَّل yang berarti mempercayakan atau menyerahkan. Menurut KBBI tawakkal artinya pasarah diri kepada kehendak Allah SWT dan percaya dengan sepenuh hati kepada Allah SWT

6.    Setelah ikhtiar (usaha) manusia hendaknya menyerahkan dan mempercayakan hasilnya kepada Allah. Allah SWT berfirman dalam Q.S Ali Imran ayat 159:

فَاِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ

       Artinya : “...Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad, bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang – orang yang bertawakkal”

7.    Dengan bertawakkal manusia meyakini bahwa dirinya tidak mempunyai kemampuan untuk mengabulkan keinginannya karena hanya Allah yang mampu melakukannya

8.    Hikmah bertawakkal kepada Allah SWT:

a.      Mendapat ridha Allah

b.      Dicukupkan rezekinya oleh Allah

c.       Memperoleh ketenangan hidup

Bab 4 Ketentuan Puasa Wajib dan Puasa Sunnah

 

Puasa Wajib

1.    Puasa merupakan rukun islam yang ketiga. Puasa menurut bahasa artinya menahan. Puasa menurut istilah adalah menahan diri dari hal hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Puasa ada yang wajib ada pula yang hukumnya sunnah

2.    Puasa Ramadhan termasuk puasa wajib. Allah SWT berfirman dalam Q.S Al Baqarah ayat 183 :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ ۝١٨٣

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Puasa Ramadhan dilaksanakan selama 29 atau 30 hari (1 bulan penuh). Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan pemngampunan

3.    Syarat wajib puasa adalah :

a.      Islam

b.      Baligh

c.       Berakal

d.      Mampu

4.    Syarat sah puasa :

a.      Beragama Islam

b.      Tamyiz, yaitu orang yang dapat membedakan antara yang baik dan yang buruk

c.       Suc dari haid dan nifas bagi perempuan

d.      Pada waktu yang diperbolehkan puasa

5.    Beberapa waktu yang tidak diperbolehkan puasa seperti : Saat Hari Raya Idhul Fitri, Idhul Adha, dan Hari Tasyrik (11,12,13 Dzulhijjah)

6.    Rukun puasa :

a.      Niat. Niat pada puasa Ramadhan dilaksanakan pada malam hari sebelum fajar. Niat bisa di dalam hati namun sunnah dilafadzkan. Lafadz niat puasa Ramadhan :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya : Saya niat berpuasa esoh hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala

b.      Menahan diri dari hal hal yang membatalkan puasa mulai terbit fajar hingga terbenam matahari

7.    Sunnah Puasa :

a.      Menyegerakan berbuka puasa

b.      Makan sahur

c.       Berbuka dengan kurma

d.      Berdoa sebelum berbuka puasa dengan doa :

e.      Memperbanyak sedekah

f.        Memperbanyak zikir, membaca Al Quran, serta berdoa kepada Allah

8.    Hal hal yang membatalkan puasa :

a.      Makan dan minum dengan sengaja

b.      Muntah dengan sengaja

c.       Haid dan Nifas bagi perempuan

d.      Gila atau hilang akal

e.      Murtad atau keluar dari agama Islam

9.    Hikmah puasa :

a.      Melatih sifat sabar

b.      Melatih sikap peduli terhadap orang lain

c.       Mengajarkan sikap pengendalian diri

d.      Menambah rasa syukur kepada Allah

 

Puasa Sunnah

1.    Puasa sunnah adalah puasa yang tidak diwajibkan, tetapi dianjurkan pelaksanaannya. Umat Islam yang mengerjakan puasa sunnah akan mendapat pahala dari Allah dan yang tidak mengerjakan maka tidak berdosa

2.    Ketentuan yang harus dilaksanakan seorang muslimyang melaksanakan puasa sunnah :

a.      Niat

b.      Makan sahur dini hari

c.       Menahan diri dari hal – hal yang membatalkan puasa

d.      Menjaga lisan dari hal – hal yang mengurangi pahala puasa

e.      Memperbanyak amal ibadah

f.        Menyegerakan berbuka apabila sudah mendengar adzan magrib

g.      Dilakukan pada waktu yang diperbolehkan melaksanakan puasa

3.    Waktu yang diharamkan puasa : Pada hari raya idhul fitri (1 Syawwal), Idhul Adha (10 Dzulhijjah), dan hari Tasyrik (11,12,13 Dzulhijjah)

4.    Hal hal yang membatalkan puasa :

a.      Makan dan minum dengan sengaja

b.      Muntah dengan sengaja

c.       Hilang akal karena pingsan

d.      Haid dan nifas bagi perempuan

e.      Murtad (keluar dari agama Islam)

5.    Macam -macam puasa sunnah :

a.      Puasa Senin dan Kamis, yaitu puasa yang dilaksanakan setiap hari senin dan kamis. Niatnya :

Puasa Senin : نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الاِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Puasa Kamis : نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الخَمِيْسِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

b.      Puasa Syawwal, yaitu dilaksanakan puasa 6 hari di bulan Syawwal. Niatnya :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ للهِ تعالى

c.       Puasa Arafah, yaitu dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Niatnya :

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ التَّرْوِيَةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

d.      Puasa Ayyamul Bidh yaitu puasa selama 3 hari pada pertengahan bulan tepatnya pada tanggal 13,14,dan 15 di setiap bulan berdasarkan kalender hijriyah. Niatnya :

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَ

e.      Puasa Daud, yaitu puasa yang dilakukan oleh Nabi Daud secara berselang seling, yaitu sehari puasa dan sehari berbuka. Niatnya :

نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

6.    Hikmah puasa Sunnah :

a.      Meningkatkan iman dan takwa untuk mendekatkan diri kepada Allah

b.      Melatih disiplin, kejujuran, dan kesabaran diri

c.       Memelihara kesehatan karena puasa membuat pola makan lebih teratur

d.      Melatih kesederhanaan Allah

 

Bab 5 Kepemimpinan Nabi Muhammad di Madinah

 

Membangun Masjid

1.    Allah memerintahkan Nabi Muhammad hijrah karena beliau mendapat tekanan dan ancaman dari kaum kafir. Bersama Abu Bakar beliau hijrah dari Makkah ke Madinah. Sebelum sampai di Madinah Nabi singgah di Quba selama 4 hari. Disana beliau mendirikan masjid Quba yang merupakan masjid pertama yang didirikan Nabi.

2.    Sesampainya di Madinah Nabi disambut dengan suka cita oleh penduduk Madinah dan beliau bermalam di tempat untanya berhenti

3.    Langkah pertama yang dilakukan Nabi di Madinah adalah membangun Masjid. Masjid tersebut dikenal dengan nama Masjid Nabawi. Masjid tersebut didirikan diatas tanah milik dua anak yatim bernama Sahl dan Suhail bin Nafi’ bin Umar bin Sa’labah. Nabi membeli tanah tersebut.

4.    Nabi dan para pengikutnya bahu membahu membangun masjid Nabawi. Fondasinya terbuat dari bebatuan dan atapnya dari pelepah kurma

5.    Di dekat masjid dibangun beberapa kamar sebagai tempat tinggal Nabi dan keluarganya.

6.    Fungsi Masjid Nabawi pada masa itu adalah :

a.      Tempat berdiskusi dan belajar tentang agama

b.      Tempat bermusyawarah dan mengatur urusan pemerintahan

c.       Tempat tinggal Ahlus Shuffah yaitu orang – orang miskin yang tidak memiliki rumah. Mereka datang ke Madinah tanpa memiliki harta

d.      Balai pertemuan tempat mempersatukan kabilah – kabilah yang masih berselisih

7.    Sebelum Nabi ke Madinah kondisi masyarakatnya sangat memprihatinkan. Madinah dulunya bernama Yatsrib. Ada 3 kelompok besar yang tinggal di Yatsrib yaitu :

a.      Suku Auz

b.      Suku Khazraj

c.       Kaum Yahudi ( Terdiri dari : Bani Qainuqa’, Bani Nadhir, dan Bani Quraizah)

8.    Bertahun tahun suku Auz dan Khazraj saling bermusuhan dan menyerang, akibatnya kaum Yahudi mengambil keuntungan dengan menguasai perekonomian.

9.    Setelah Nabi membangun masjid dan mendamaikan kabilah yang berselisih, beliau membangun pasar. Pasar tersebut dibangun dengan tujuan memulihkan perekonomian masyarakat. Pasar tersebut bernama Manakhah.

Mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar

10.    Langkah selanjutnya yang dilakukan Nabi setelah membangun Masjid dan pasar adalah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar

11.    Kaum Muhajirin adalah orang – orang yang berhijrah bersama Nabi Muhammad. Sedang kaum Anshar adalah kaum / penduduk asli Madinah yang membantu dan menolong kaum Muhajirin

12.    Selama ini saudara identik dengan hubungan darah dan hubungan nasab, namun untuk persaudaraan yang digagas oleh Nabi Muhammad ini berdasarkan aqidah/agama

13.    Nabi mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar di rumah Anas bin Malik

 

14.    Berikut nama sahabat yang dipersaudarakan :

No

Muhajirin

Anshar

1.

Abu Bakar

Kharijah bin Zuhair

2.

Umar bin Khattab

Itbah bin Malik

3.

Abu Ubaidah bin Jarrah

Sa’ad bin Muadz

4.

Said bin Zaid

Ubay bin Kaab

5.

Mus’ad bin Umair

Abu Ayyub Khalid

6.

Bilal bin Rabah

Abu Ruwaihah

7.       

Abu Dzar Al Ghifari

Mundzir

8.       

Hatib bin Baltaah

Uwaim bin Saidah

9.       

Abdurrahman bin Auf

Sa’ad bin Rabi’

10.   

Zubair bin Awwam

Salamah bin Salamah

11.   

Thalhah bin Ubaidilah

Ka’ab bin Malik

12.   

Usman bin Affan

Auz bin Tsabit

13.   

Abu Hudzaifah bin Utbah

Ubbad bin Bisyr

14.   

Amar bin Yasir

Hudzaifah bin Al Yaman

15.   

Salman Al Farisi

Abu Darda

 

15.    Mereka mempersilahkan kaum Muhajirin dan Ansharuntuk tinggal di rumah mereka, berbagi makanan, dan mencarikan pekerjaan.

16.    Setelah mengikat dalam persaudaraan Nabi membuat perjanjian yang dikenal dengan Piagam Madinah yang isinya sebagai berikut :

a.      Mereka adalah umat yang satu diluar golongan yang lain

b.      Orang mukmin tidak boleh meninggalkanseseorang yang menanggung beban hidup diantara mereka

c.       Orang mukmin yang bertakwa harus melawan orang yang berbuat zalim

d.      Seorang mukmin tidak boleh mencelakai orang mukmin lainnya karena membela orang kafir

e.      Orang mukmin tidak boleh membantu kaum kafir dengan mengabaikan mukmin lainnya

f.        Semua hal yang diperselisihkan harus dikembalikan kepada Allah dan RasulNya

17.    Sikap yang patut diteladani dari kisah Nabi Muhammad membangun kota Madinah :

a.      Toleransi dan Menghargai Perbedaan

b.      Teguh pendirian



PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama              :................................................
Kelas               : V (LIMA) Fase C
Tanggal          : ................................................

 

BAB 1 HURUF HIJAIYAH BERSAMBUNG, MIM SUKUN, DAN Q.S. AL-'ASR

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat membaca huruf hijaiyah bersambung, mengenali tiga hukum Mim Sukun, membaca Q.S. Al-'Asr, dan menjelaskan kandungannya.

Kegiatan 1 – Membaca Huruf Hijaiyah Bersambung

تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِّنْ سِجِّيلٍ

وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

أُولَٰئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ

الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ

الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ

Nilai membaca: ....................

Kegiatan 2 – Hukum Mim Sukun

No.

Hukum Mim Sukun

Huruf Penyebab

Cara Membaca

1

........................

ب

........................

2

........................

م

........................

3

........................

Selain م dan ب

........................

Apa arti Ikhfa?

_________________________________________________________________________________________________________

Apa arti Syafawi?

_________________________________________________________________________________________________________

Apa yang dimaksud Idgham Mimi?

_________________________________________________________________________________________________________

Apa yang dimaksud Idzhar Syafawi?

_________________________________________________________________________________________________________

Kegiatan 3 – Menentukan Hukum Bacaan

1. تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ  → Hukum: ........................

2. لَهُمْ مَا يَشَاءُونَ  → Hukum: ........................

3. لَمْ يَلِدْ  → Hukum: ........................

4. عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ  → Hukum: ........................

5. هُمْ مُّؤْمِنُونَ  → Hukum: ........................

Kegiatan 4 – Q.S. Al-'Asr

Q.S. Al-'Asr adalah surah ke-........ dan terdiri atas ........ ayat. Arti Al-'Asr adalah ................................

Tuliskan Q.S. Al-'Asr ayat 1–3!

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Tuliskan 3 hal yang dapat kamu lakukan agar tidak menyia-nyiakan waktu!

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

 

Paraf Guru: ....................    Nilai: ....................


PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama              :................................................
Kelas               : V (LIMA) Fase C
Tanggal          : ................................................

BAB 2 ASMAUL HUSNA

Al-Halim, Asy-Syakur, Al-Hakim, dan Al-Wadud

Kegiatan 1 – Pasangkan

Asmaul Husna

Arti

Al-Halim

........................

Asy-Syakur

........................

Al-Hakim

........................

Al-Wadud

........................

Kegiatan 2 – Benar atau Salah

1. Al-Halim berarti Allah Maha Penyantun. (....)

2. Al-Hakim berarti Allah Maha Bijaksana. (....)

3. Meneladani Al-Wadud berarti menyakiti teman. (....)

4. Asy-Syakur mengajarkan kita menghargai nikmat Allah. (....)

5. Kita harus mudah marah kepada orang lain. (....)

Kegiatan 3 – Studi Kasus

Temanmu tidak sengaja merusakkan pensilmu. Apa yang sebaiknya kamu lakukan?

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Kamu mendapatkan bantuan dari teman. Sikap apa yang harus kamu tunjukkan?

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Kamu harus mengambil keputusan dalam kelompok. Apa yang harus kamu lakukan terlebih dahulu?

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Kegiatan 4 – Aku Bisa Meneladani

Perilaku

Memaafkan kesalahan teman

 

Membalas keburukan dengan keburukan

 

Menyayangi orang tua

 

Menghargai pendapat teman

 

Bersyukur atas nikmat Allah

 

Suka menolong

 

Mudah marah

 

Asmaul Husna yang paling ingin saya teladani: ........................................................

Alasannya:

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Paraf Guru: ....................    Nilai: ....................


 

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama              :................................................
Kelas               : V (LIMA) Fase C
Tanggal          : ................................................

 

BAB 3 BERDOA DAN TAWAKAL KEPADA ALLAH SWT.

Kegiatan 1 – Pengertian Doa

1. Doa berasal dari bahasa Arab ....................................

2. Doa berarti memanggil, memohon, dan ........................

3. Berdoa merupakan salah satu bentuk ..............................

4. Berdoa kepada Allah dilakukan dengan hati yang ............

Kegiatan 2 – Tata Cara Berdoa

1. ................................................................................................

2. ................................................................................................

3. ................................................................................................

4. ................................................................................................

5. ................................................................................................

Kegiatan 3 – Hafalan Doa

Tuliskan doa untuk kedua orang tua!

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Artinya:

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

 

Tuliskan doa memohon kebaikan dunia dan akhirat!

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Kegiatan 4 – Tawakal

1. Apa arti tawakal?

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

2. Apakah tawakal berarti tidak perlu berusaha? Jelaskan!

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

3. Apa yang harus dilakukan sebelum bertawakal?

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

4. Sebutkan 3 hikmah bertawakal!

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Kegiatan 5 – Aku Berlatih

Situasi: Besok kamu akan mengikuti ulangan PAI.

Ikhtiar:

_________________________________________________________________________________________________________

Doa:

_________________________________________________________________________________________________________

Tawakal:

_________________________________________________________________________________________________________

Paraf Guru: ....................    Nilai: ....................


 

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama              :................................................
Kelas               : V (LIMA) Fase C
Tanggal          : ................................................

 

BAB 4 KETENTUAN PUASA WAJIB DAN PUASA SUNNAH

Kegiatan 1 – Lengkapi

1. Puasa merupakan rukun Islam yang ke-........

2. Puasa menurut bahasa berarti ....................................

3. Puasa Ramadan hukumnya ..........................................

4. Puasa Ramadan dilaksanakan selama ........ atau ........ hari.

5. Menahan diri dimulai dari ........ sampai ........

6. Niat merupakan salah satu ................................ puasa.

Kegiatan 2 – Syarat Puasa

Empat syarat wajib puasa:

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Tiga syarat sah puasa:

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Kegiatan 3 – Memilah Perbuatan

Perbuatan

M/T

Makan dengan sengaja

 

Minum dengan sengaja

 

Membaca Al-Qur'an

 

Muntah dengan sengaja

 

Bersedekah

 

Berzikir

 

Murtad

 

Kegiatan 4 – Puasa Sunnah

No.

Nama Puasa Sunnah

Keterangan

1

Senin-Kamis

................................

2

Syawwal

................................

3

Arafah

................................

4

Ayyamul Bidh

................................

5

Daud

................................

 

Kegiatan 5 – Hikmah Puasa

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Refleksi: Setelah belajar tentang puasa, saya akan berusaha:

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Paraf Guru: ....................    Nilai: ....................


 

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama              :................................................
Kelas               : V (LIMA) Fase C
Tanggal          : ................................................

 

BAB 5 KEPEMIMPINAN NABI MUHAMMAD SAW. DI MADINAH

Kegiatan 1 – Urutkan Peristiwa

(....) Nabi mempersaudarakan Muhajirin dan Anshar.

(....) Nabi membangun Masjid Nabawi.

(....) Nabi hijrah dari Makkah ke Madinah.

(....) Nabi membangun pasar.

(....) Nabi membuat Piagam Madinah.

Kegiatan 2 – Lengkapi

1. Nabi singgah di ................................

2. Masjid pertama yang didirikan Nabi adalah Masjid ........................

3. Masjid yang dibangun Nabi di Madinah disebut Masjid ...................

4. Penduduk asli Madinah yang membantu Muhajirin disebut ........

5. Orang-orang yang berhijrah bersama Nabi disebut kaum ..................

6. Pasar yang dibangun Nabi bernama ...........................................

Kegiatan 3 – Muhajirin dan Anshar

Muhajirin:

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Anshar:

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Mengapa Nabi Muhammad saw. mempersaudarakan keduanya?

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Kegiatan 4 – Piagam Madinah

Tuliskan 3 isi Piagam Madinah yang kamu ketahui!

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Kegiatan 5 – Sikap Teladan

Sikap

Menghargai perbedaan

 

Suka bermusuhan

 

Menjaga persaudaraan

 

Bermusyawarah

 

Menolong orang lain

 

Bersikap zalim

 

Teguh pendirian dalam kebaikan

 

Kegiatan 6 – Aku Bisa Menjadi Pemimpin

Tuliskan 5 sikap yang akan kamu lakukan sebagai ketua kelompok!

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Sikap Nabi Muhammad saw. yang paling ingin saya teladani:

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Paraf Guru: ....................    Nilai: ....................


 

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI

ASESMEN SEMESTER AKHIR  (ASAS)

Nama              :................................................
Kelas               : V (LIMA) Fase C
Tanggal          : ................................................

 

A. Pilihan Ganda

1. Hukum Mim Sukun apabila bertemu huruf ب adalah ....

A. Idzhar Syafawi       B. Idgham Mimi                      C. Ikhfa Syafawi         D. Qalqalah

2. Q.S. Al-'Asr terdiri atas ....

A. 3 ayat                      B. 4 ayat                                  C. 5 ayat                      D. 7 ayat

3. Al-Halim berarti ....

A. Maha Bijaksana     B. Maha Penyantun                C. Maha Mencintai     D. Maha Mensyukuri

4. Al-Hakim berarti ....

A. Maha Bijaksana     B. Maha Penyantun                C. Maha Pengampun   D. Maha Mencintai

5. Sikap yang sesuai dengan Al-Wadud adalah ....

A. membenci teman   B. menyakiti orang lain           C. menyayangi sesamaD. membalas kesalahan

6. Doa merupakan salah satu bentuk ....

A. permainan              B. ibadah                                 C. pekerjaan                D. perlombaan

7. Setelah melakukan ikhtiar, seorang muslim hendaknya ....

A. menyerah               B. Tawakal                              C. Marah                     D. mengeluh

8. Puasa Ramadan hukumnya ....

A. wajib                      B. makruh                                C. Mubah                   D. sunnah

9. Salah satu puasa sunnah adalah ....

A. puasa Ramadan      B. puasa Senin-Kamis            C. puasa Idul Fitri       D. puasa Idul Adha

10. Kaum yang berhijrah bersama Nabi Muhammad saw. disebut ....

A. Anshar                    B. Muhajirin                           C. Yahudi                   D. Quraisy

B. Isian

1. Ikhfa Syafawi terjadi apabila Mim Sukun bertemu huruf ............

2. Asy-Syakur berarti Allah Maha ............................................

3. Tawakal dilakukan setelah ...................................................

4. Puasa merupakan rukun Islam yang ke ....................................

5. Penduduk asli Madinah yang menolong Muhajirin disebut ............

C. Uraian

1. Jelaskan tiga macam hukum bacaan Mim Sukun!

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

2. Sebutkan empat pesan utama Q.S. Al-'Asr!

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

3. Sebutkan empat cara meneladani Asmaul Husna Al-Halim!

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

4. Jelaskan hubungan antara ikhtiar, doa, dan tawakal!

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

5. Sebutkan tiga sikap yang dapat diteladani dari kepemimpinan Nabi Muhammad saw. di Madinah!

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Paraf Guru: ....................    Nilai: ....................

 

PENILAIAN DIRI

Pernyataan

😊 Sudah

😐 Cukup

😟 Belum

Saya dapat membaca huruf hijaiyah bersambung

 

 

 

Saya dapat membedakan hukum Mim Sukun

 

 

 

Saya hafal Q.S. Al-'Asr

 

 

 

Saya mengetahui arti 4 Asmaul Husna

 

 

 

Saya memahami arti tawakal

 

 

 

Saya memahami ketentuan puasa

 

 

 

Saya mengetahui kisah Nabi di Madinah

 

 

 

Saya dapat meneladani akhlak Nabi

 

 

 

Hal yang paling saya sukai dalam pembelajaran semester ini:

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

Hal yang masih ingin saya pelajari:

_________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________________

 

Peserta Didik

Orang Tua/Wali

Guru PAI/BP



(........................)

 

(........................)

 

EKA SETIA PUTRA, M.Pd.

 

 

 

 

 

 


Komentar