RANGKUMAN PAI KELAS 5 SEMESTER 1
Konten Materi :
Bab 1 = Belajar Huruf Hijaiyah Bersambung, Bacaan Mim
Sukun, dan Surat Al ‘Asr
Bab 2 = Asmaul Husna Al Halim, As Syakur, Al Hakim, dan
Al Wadud
Bab 3 = Akhlak Terhadap Allah Dengan Berdoa dan
Bertawakkal KepadaNya
Bab 4= Puasa Wajib Dan Sunnah
Bab 5= Kepemimpinan Nabi Muhammad di Madinah
Bab 1 Belajar Huruf
Hijaiyah Bersambung, Bacaan Mim Sukun, dan Surah Al ‘Asr
A. Mari Belajar Membaca Huruf Hijaiyah Bersambung dengan membaca Q.S Al Maun :
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
١.
أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ
بِالدِّينِ
٢.
فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ
الْيَتِيمَ
٣.
وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ
الْمِسْكِينِ
٤.
فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ
٥.
الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ
سَاهُونَ
٦.
الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ
٧. وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ
Selanjutnya Mari Berlatih Membaca Huruf Bersambung
Berikut :
1.
تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِّنْ سِجِّيلٍ
2.
وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ
3.
أُولَٰئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ
4.
الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ
5.
الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ
6.
ثُمَّ أَمَاتَهُ فَأَقْبَرَهُ
7.
فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ
8.
لَهُمْ فِيهَا فَاكِهَةٌ وَلَهُمْ مَا يَدَّعُونَ
9.
تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِّنْ كُلِّ
أَمْرٍ
10 إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَٰلِكَ مُتْرَفِينَ
Potongan ayat
ayat diatas adalah beberapa contoh bacaan Mim Sukun, selanjutnya mari kita
belajar tentang Hukum Mim Sukun dalam Ilmu Tajwid
1.
Mengenal Hukum Bacaan Mim
Sukun
Hukum bacaan mim sukun
dibagi menjadi 3 :
a.
Ikhfa’ Syafawi : yaitu
apabila ada mim sukun bertemu dengan huru ba’
(ب).
Cara membacanya dengan suara samar antara mim dan ba pada bibir, kemudian
ditahan kira -kira dua harokat / ketukan seraya mengeluarkan suara ikhfa’dari
pangkal hidung.
Contoh : تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ
Ikhfa artinya samar
Syafawi artinya bibir
b.
Idgham Mimi/Idghom
Mutamatsilain : yaitu apabila ada mim sukun bertemu huruf mim (ﻡ). Cara
membacanya adalah dengan memasukkan huruf mim ke dalam huruf mim disertai
dengan suara gunnahsekitar 2 harokat/ketukan
Contoh : فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌۙ
Idghom artinya memasukkan
atau meleburkan
Mutamatsilain artinya dua
huruf yang sama
c.
Idzhar Syafawi : yaitu
apabila ada mim sukun bertemu dengan huruf selain mim (ﻡ) dan ba’ (ب). Dengan
demikian seluruh huruf hijaiyah selain mim dan ba’ adalah huruf idzhar Syafawi
Contoh : لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
Idzhar artinya jelas
Syafawi artinya bibir
2.
Mari Berlatih Membaca
Hukum Bacaan Mim Sukun
a.
Bacaan Idzhar Syafawi :
1.
هُمْ
عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ
2.
لَهُمْ
فِيهَا فَاكِهَةٌ
3.
رَبِّهِمْ
يَتَوَكَّلُونَ
4.
عَلَيْهِمْ
وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
5.
أَنْتُمْ
خَيْرَ أُمَّةٍ
6.
كُنْتُمْ
صَادِقِينَ
7.
عَلَيْكُمْ
حَافِظِينَ
8.
عَلَيْهِمْ
لَعْنَةُ اللَّهِ
9.
لَهُمْ
جَزَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ
10.
أَنْعَمْتَ
عَلَيْهِمْ
b.
Bacaan Idgham Mimi
1.
لَهُمْ
مَا يَشَاءُونَ فِيهَا
2.
لَهُمْ
مَغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ عَظِيمٌ
3.
هُمْ
مُّؤْمِنُونَ
4.
رَبِّهِمْ
مِّنْ فَضْلِهِ
5.
عَلَيْهِمْ
مَّا كَانُوا يَعْمَلُونَ
6.
أَطْعَمَهُمْ
مِّنْ جُوعٍ
7.
وَآمَنَهُمْ
مِّنْ خَوْفٍ
8.
لَهُمْ
مِّنْ رَبِّهِمْ أَجْرٌ
9.
رَبِّهِمْ
مَّغْفِرَةٌ وَرَحْمَةٌ
10.
بِإِذْنِ
رَبِّهِمْ مِّنْ كُلِّ أَمْرٍ
c.
Bacaan Ikhfa Syafawi
1.
تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِّنْ سِجِّيلٍ
2.
عَلَيْهِمْ بِحِجَارَةٍ
3.
هُمْ بِالْآخِرَةِ يُوقِنُونَ
4.
لَهُمْ بِهَا عِلْمٌ
5.
أَنْتُمْ بِهِ مُؤْمِنُونَ
6.
كُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
7.
هُمْ بِرَبِّهِمْ يُؤْمِنُونَ
8.
عَلَيْكُمْ بِأَنْفُسِكُمْ
9.
هُمْ بِآيَاتِنَا يُؤْمِنُونَ
10.
أَمْ بِهِ جِنَّةٌ
B. Belajar Q.S Al ‘Asr
Q.S. Al-'Asr adalah surah ke-103 dalam
Al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 3 ayat, termasuk golongan Makkiyah
(diturunkan di Kota Makkah Sebelum Nabi Muhammad Hijrah), dan memiliki arti
"Masa" atau "Waktu". Melalui surah ini, Allah Swt.
mengingatkan manusia agar memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk
beriman dan beramal saleh.
Bacaan Q.S. Al-'Asr
بِسْمِ اللَّهِ
الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَالْعَصْرِ ١
إِنَّ الْإِنسَانَ
لَفِي خُسْرٍ ٢
إِلَّا الَّذِينَ
آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا
بِالصَّبْرِ ٣
Artinya:
- Demi
masa.
- Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam
kerugian.
- Kecuali orang-orang yang beriman, mengerjakan
kebajikan, saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk
kesabaran.
C. Kandungan Q.S. Al-'Asr
Q.S. Al-'Asr menjelaskan bahwa waktu adalah
nikmat Allah Swt. yang sangat berharga. Semua manusia akan merugi jika tidak
menggunakan waktunya dengan baik. Agar tidak merugi, setiap muslim
harus:
- Beriman
kepada Allah Swt.
- Beramal saleh, yaitu melakukan perbuatan yang baik.
- Saling menasihati dalam kebenaran, yaitu mengajak
kepada kebaikan dan kejujuran.
- Saling menasihati dalam kesabaran, yaitu tetap sabar dalam menjalankan perintah Allah dan menghadapi ujian.
Bab 2 = Asmaul Husna Al
Halim, As Syakur, Al Hakim, dan Al Wadud
1.
Asmaul husna
artinya nama nama Allah yang indah. Asmaul Husna jumlahnya ada 99
Allah SWT berfirman dalam
surat Al A’raf :
وَلِلّٰهِ الْاَسْمَاۤءُ
الْحُسْنٰى فَادْعُوْهُ بِهَاۖ وَذَرُوا الَّذِيْنَ يُلْحِدُوْنَ فِيْٓ
اَسْمَاۤىِٕهٖۗ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَۖ ١٨٠
Artinya :
Allah memiliki Asmaulhusna (nama-nama yang terbaik).
Maka, bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut (Asmaulhusna) itu dan
tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan
mendapat balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.
A.
Mengenal Asmaul
Husna Al-Ḥalīm
·
Al-Ḥalīm (ٱلْحَلِيمُ) merupakan salah satu Asmaul Husna yang berarti Maha
Penyantun atau Maha Penyabar. Allah Swt. selalu bersikap lembut
kepada hamba-Nya. Meskipun manusia sering berbuat dosa dan kesalahan, Allah
tidak langsung memberikan hukuman, tetapi memberikan kesempatan kepada
hamba-Nya untuk bertobat, memperbaiki diri, dan kembali ke jalan yang benar.
·
Dalil Asmaul
Husna Al-Ḥalīm
Allah Swt. berfirman dalam Surah
Al-Baqarah ayat 235:
وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ
يَعْلَمُ مَا فِي أَنْفُسِكُمْ فَاحْذَرُوهُ ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَفُورٌ
حَلِيمٌ
Artinya:
"Ketahuilah bahwa Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu, maka takutlah kepada-Nya. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun."
·
Makna Asmaul
Husna Al-Ḥalīm
a. Maha Penyantun kepada seluruh makhluk-Nya.
b.
Tidak tergesa-gesa
menghukum orang yang berbuat dosa.
c.
Memberikan kesempatan
kepada manusia untuk bertobat.
d.
Tetap memberikan nikmat
kepada hamba-Nya meskipun mereka masih melakukan kesalahan.
e. Mengajarkan manusia agar menjadi pribadi yang sabar dan pemaaf.
· Cara
Meneladhani Al Halim
a.
Bersabar ketika menghadapi masalah.
- Tidak mudah marah kepada orang lain.
- Mau
memaafkan kesalahan teman.
- Berbicara dengan sopan dan lemah lembut.
- Tidak membalas keburukan dengan keburukan.
- Selalu memberi kesempatan kepada orang lain untuk memperbaiki kesalahannya.
Mengenal Asmaul Husna
Asy-Syakūr
· Asy-Syakūr (ٱلشَّكُورُ) adalah salah satu Asmaul Husna yang berarti Maha
Mensyukuri atau Maha Menghargai. Allah Swt. menghargai setiap amal
kebaikan yang dilakukan oleh hamba-Nya, meskipun amal tersebut kecil. Allah
akan membalas setiap kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda.
·
Dalil Asmaul
Husna Asy-Syakūr
Allah Swt. berfirman dalam Surah Fatir ayat
30:
لِيُوَفِّيَهُمْ
أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ ۚ إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌ
Artinya:
"Agar Allah menyempurnakan pahala mereka dan
menambah karunia-Nya kepada mereka. Sungguh,
Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri."
·
Makna Asmaul
Husna Asy-Syakūr
Makna Asy-Syakūr menunjukkan bahwa Allah Swt.:
a.
Menghargai setiap amal
saleh yang dilakukan hamba-Nya.
b.
Memberikan pahala atas
setiap kebaikan, sekecil apa pun.
c.
Melipatgandakan pahala
bagi orang yang ikhlas beramal.
d.
Tidak menyia-nyiakan amal
baik hamba-Nya.
e.
Mendorong manusia agar selalu
bersyukur atas nikmat Allah.
·
Cara Meneladani
Asy-Syakūr
a.
Selalu bersyukur kepada
Allah atas semua nikmat.
- Rajin beribadah dan beramal saleh.
- Menghargai
bantuan dan kebaikan orang lain.
- Tidak mengeluh dan tidak mudah putus asa.
- Menggunakan nikmat Allah untuk hal-hal yang baik.
- Semakin semangat berbuat baik karena yakin Allah
akan membalasnya.
Mengenal Asmaul Husna Al-Ḥakīm
·
Al-Ḥakīm (ٱلْحَكِيمُ) artinya Maha Bijaksana. Allah Swt. memiliki
kebijaksanaan yang sempurna dalam setiap perkataan, perbuatan, keputusan, dan
ketetapan-Nya. Semua yang Allah ciptakan dan tetapkan pasti memiliki tujuan dan
hikmah yang baik bagi kehidupan manusia.
·
Dalil Asmaul
Husna Al-Ḥakīm
Allah Swt. berfirman dalam Surah Al-An'am ayat 18:
وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ ۚ وَهُوَ
الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ
Artinya:
"Dialah Yang Mahaberkuasa atas hamba-hamba-Nya.
Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui."
·
Makna Asmaul
Husna Al-Ḥakīm
Makna Al-Ḥakīm menunjukkan bahwa Allah Swt.:
a.
Maha Bijaksana dalam
setiap keputusan dan ketetapan-Nya.
- Mengetahui segala sesuatu, baik yang tampak maupun
yang tersembunyi.
- Menetapkan hukum yang adil dan penuh hikmah.
- Menciptakan alam semesta dengan tujuan yang
sempurna.
- Tidak pernah berbuat sia-sia atau keliru.
·
Cara Meneladani Al-Ḥakīm
a.
Berpikir sebelum
berbicara dan bertindak.
- Bersikap adil kepada siapa saja.
- Tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan.
- Menghargai
pendapat orang lain.
- Mematuhi aturan yang baik di rumah, sekolah, dan
masyarakat.
- Yakin bahwa semua ketetapan Allah mengandung hikmah.
Mengenal Asmaul Husna Al-Wadūd
· Al-Wadūd (ٱلْوَدُودُ) adalah salah satu Asmaul Husna yang berarti Maha
Pengasih atau Maha Mencintai. Allah Swt. sangat mencintai
hamba-hamba-Nya yang beriman, bertakwa, dan selalu berbuat kebaikan. Kasih
sayang Allah diberikan kepada seluruh makhluk-Nya melalui berbagai nikmat yang
tidak terhitung jumlahnya.
·
Dalil Asmaul
Husna Al-Wadūd
Allah Swt.
berfirman dalam Surah Hud ayat 90:
وَاسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّي رَحِيمٌ
وَدُودٌ
Artinya:
"Mohonlah
ampun kepada Tuhanmu, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya
Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Mencintai."
·
Makna Asmaul
Husna Al-Wadūd
Makna Al-Wadūd
menunjukkan bahwa Allah Swt.:
a.
Maha Mencintai hamba-Nya
yang beriman dan bertakwa.
b. Maha Pengasih kepada seluruh makhluk-Nya.
c.
Menerima tobat hamba yang
sungguh-sungguh menyesali kesalahannya.
d. Memberikan nikmat, rahmat, dan kasih sayang tanpa henti.
e.
Mengajarkan manusia agar
saling mencintai dan menyayangi sesama.
·
Cara Meneladani Al-Wadūd
Sebagai seorang muslim, kita hendaknya:
a. Menyayangi orang tua, guru, teman, dan saudara.
b. Suka menolong orang yang membutuhkan.
c.
Mudah memaafkan kesalahan orang lain.
d. Tidak membenci atau menyakiti sesama.
e.
Menjaga persaudaraan dan kerukunan.
f. Menunjukkan kasih sayang kepada semua makhluk.
Bab 3 Berdoa dan tawakkal
kepada Allah
Pengertian Doa
1.
Doa berasal dari kata
bahasa Arab دَعاَ yang artinya memanggil,
memohon, dan berharap. Menurut KBBI doa artinya permohonan (harapan,
permintaan, dan pujian) kepada Allah. Berdoa merupakan perintah Allah dalam Q.S
Ghafir ayat 60 :
وَقَالَ رَبُّكُمُ
ادْعُوْنِيْٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ
عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ
Artinya :
"Dan Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepada-Ku,
niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang
menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam
dalam keadaan hina dina'."
2.
Doa merupakan salah satu
bentuk ibadah. Dengan berdoa berarti kita memerlukan pertolongan Allah. Orang
yang tidak mau berdoa termasuk orang yang sombong.
3.
Tata cara berdoa :
a.
Dalam keadaan bersih dan
berada di tempat yang bersih
b.
Menghadap kiblat
c.
Dilakukan dengan suara
yang lembut
d.
Fokus hati dan pikiran
hanya kepada Allah
e.
Diawali dengan memuji
kepada Allah misalnya dengan membaca Asmaul husna
4.
Contoh doa dalam
kehidupan sehari hari :
a. Doa untuk kedua orang tua
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ
وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
Artinya: Tuhanku,
ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah
keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil.
b.
Doa memohon keselamatan
dunai akhirat
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً
وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan
kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa neraka.
c.
Doa memohon ilmu
pengetahuan
رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا، وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا
وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْن
Artinya:
“Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu, berilah aku pemahaman,
dan jadikanlah aku termasuk orang-orang saleh.”
Pengertian Tawakkal
5.
Tawakkal berasal dari
kata وَكَّل yang berarti mempercayakan atau menyerahkan. Menurut KBBI
tawakkal artinya pasarah diri kepada kehendak Allah SWT dan percaya dengan
sepenuh hati kepada Allah SWT
6.
Setelah ikhtiar (usaha)
manusia hendaknya menyerahkan dan mempercayakan hasilnya kepada Allah. Allah
SWT berfirman dalam Q.S Ali Imran ayat 159:
فَاِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ
الْمُتَوَكِّلِيْنَ
Artinya : “...Kemudian
apabila engkau telah membulatkan tekad, bertawakkallah kepada Allah.
Sesungguhnya Allah mencintai orang – orang yang bertawakkal”
7.
Dengan bertawakkal
manusia meyakini bahwa dirinya tidak mempunyai kemampuan untuk mengabulkan
keinginannya karena hanya Allah yang mampu melakukannya
8.
Hikmah bertawakkal kepada
Allah SWT:
a.
Mendapat ridha Allah
b.
Dicukupkan rezekinya oleh
Allah
c.
Memperoleh ketenangan
hidup
Bab 4 Ketentuan
Puasa Wajib dan Puasa Sunnah
Puasa Wajib
1.
Puasa merupakan rukun
islam yang ketiga. Puasa menurut bahasa artinya menahan. Puasa menurut istilah
adalah menahan diri dari hal hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar
sampai terbenam matahari. Puasa ada yang wajib ada pula yang hukumnya sunnah
2.
Puasa Ramadhan termasuk
puasa wajib. Allah SWT berfirman dalam Q.S Al Baqarah ayat 183 :
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ
الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ
تَتَّقُوْنَۙ ١٨٣
Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana
diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
Puasa Ramadhan
dilaksanakan selama 29 atau 30 hari (1 bulan penuh). Ramadhan adalah bulan
penuh rahmat dan pemngampunan
3.
Syarat wajib puasa adalah
:
a.
Islam
b.
Baligh
c.
Berakal
d.
Mampu
4.
Syarat sah puasa :
a.
Beragama Islam
b.
Tamyiz, yaitu orang yang
dapat membedakan antara yang baik dan yang buruk
c.
Suc dari haid dan nifas
bagi perempuan
d.
Pada waktu yang
diperbolehkan puasa
5.
Beberapa waktu yang tidak
diperbolehkan puasa seperti : Saat Hari Raya Idhul Fitri, Idhul Adha, dan Hari
Tasyrik (11,12,13 Dzulhijjah)
6.
Rukun puasa :
a.
Niat. Niat pada puasa
Ramadhan dilaksanakan pada malam hari sebelum fajar. Niat bisa di dalam hati
namun sunnah dilafadzkan. Lafadz niat puasa Ramadhan :
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ
لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya : Saya
niat berpuasa esoh hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini
karena Allah Ta’ala
b.
Menahan diri dari hal hal
yang membatalkan puasa mulai terbit fajar hingga terbenam matahari
7.
Sunnah Puasa :
a.
Menyegerakan berbuka
puasa
b.
Makan sahur
c.
Berbuka dengan kurma
d. Berdoa sebelum berbuka puasa dengan doa :
e.
Memperbanyak sedekah
f.
Memperbanyak zikir,
membaca Al Quran, serta berdoa kepada Allah
8.
Hal hal yang membatalkan
puasa :
a.
Makan dan minum dengan
sengaja
b.
Muntah dengan sengaja
c.
Haid dan Nifas bagi
perempuan
d.
Gila atau hilang akal
e.
Murtad atau keluar dari
agama Islam
9.
Hikmah puasa :
a.
Melatih sifat sabar
b.
Melatih sikap peduli
terhadap orang lain
c.
Mengajarkan sikap
pengendalian diri
d.
Menambah rasa syukur
kepada Allah
Puasa Sunnah
1.
Puasa sunnah adalah puasa
yang tidak diwajibkan, tetapi dianjurkan pelaksanaannya. Umat Islam yang
mengerjakan puasa sunnah akan mendapat pahala dari Allah dan yang tidak
mengerjakan maka tidak berdosa
2.
Ketentuan yang harus
dilaksanakan seorang muslimyang melaksanakan puasa sunnah :
a.
Niat
b.
Makan sahur dini hari
c.
Menahan diri dari hal –
hal yang membatalkan puasa
d.
Menjaga lisan dari hal –
hal yang mengurangi pahala puasa
e.
Memperbanyak amal ibadah
f.
Menyegerakan berbuka
apabila sudah mendengar adzan magrib
g.
Dilakukan pada waktu yang
diperbolehkan melaksanakan puasa
3.
Waktu yang diharamkan
puasa : Pada hari raya idhul fitri (1 Syawwal), Idhul Adha (10 Dzulhijjah), dan
hari Tasyrik (11,12,13 Dzulhijjah)
4.
Hal hal yang membatalkan
puasa :
a.
Makan dan minum dengan
sengaja
b.
Muntah dengan sengaja
c.
Hilang akal karena
pingsan
d.
Haid dan nifas bagi
perempuan
e.
Murtad (keluar dari agama
Islam)
5.
Macam -macam puasa sunnah
:
a.
Puasa Senin dan Kamis,
yaitu puasa yang dilaksanakan setiap hari senin dan kamis. Niatnya :
Puasa Senin : نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الاِثْنَيْنِ سُنَّةً
لِلّٰهِ تَعَالَى
Puasa Kamis : نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الخَمِيْسِ سُنَّةً
لِلّٰهِ تَعَالَى
b.
Puasa Syawwal, yaitu
dilaksanakan puasa 6 hari di bulan Syawwal. Niatnya :
نَوَيْتُ صَوْمَ
غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ للهِ تعالى
c.
Puasa Arafah, yaitu
dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Niatnya :
نَوَيْتُ صَوْمَ
يَوْمِ التَّرْوِيَةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
d.
Puasa Ayyamul Bidh yaitu
puasa selama 3 hari pada pertengahan bulan tepatnya pada tanggal 13,14,dan 15
di setiap bulan berdasarkan kalender hijriyah. Niatnya :
نَوَيْتُ صَوْمَ
أَيَّامِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَ
e.
Puasa Daud, yaitu puasa
yang dilakukan oleh Nabi Daud secara berselang seling, yaitu sehari puasa dan
sehari berbuka. Niatnya :
نَوَيْتُ صَوْمَ
دَاوُدَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
6.
Hikmah puasa Sunnah :
a.
Meningkatkan iman dan
takwa untuk mendekatkan diri kepada Allah
b.
Melatih disiplin,
kejujuran, dan kesabaran diri
c.
Memelihara kesehatan
karena puasa membuat pola makan lebih teratur
d.
Melatih kesederhanaan
Allah
Bab 5 Kepemimpinan Nabi Muhammad di Madinah
Membangun Masjid
1. Allah memerintahkan Nabi Muhammad hijrah karena beliau
mendapat tekanan dan ancaman dari kaum kafir. Bersama Abu Bakar beliau hijrah
dari Makkah ke Madinah. Sebelum sampai di Madinah Nabi singgah di Quba selama 4
hari. Disana beliau mendirikan masjid Quba yang merupakan masjid pertama yang
didirikan Nabi.
2.
Sesampainya di Madinah
Nabi disambut dengan suka cita oleh penduduk Madinah dan beliau bermalam di
tempat untanya berhenti
3.
Langkah pertama yang
dilakukan Nabi di Madinah adalah membangun Masjid. Masjid tersebut dikenal
dengan nama Masjid Nabawi. Masjid tersebut didirikan diatas tanah milik dua
anak yatim bernama Sahl dan Suhail bin Nafi’ bin Umar bin Sa’labah. Nabi
membeli tanah tersebut.
4.
Nabi dan para pengikutnya
bahu membahu membangun masjid Nabawi. Fondasinya terbuat dari bebatuan dan
atapnya dari pelepah kurma
5.
Di dekat masjid dibangun
beberapa kamar sebagai tempat tinggal Nabi dan keluarganya.
6.
Fungsi Masjid Nabawi pada
masa itu adalah :
a.
Tempat berdiskusi dan
belajar tentang agama
b.
Tempat bermusyawarah dan
mengatur urusan pemerintahan
c.
Tempat tinggal Ahlus
Shuffah yaitu orang – orang miskin yang tidak memiliki rumah. Mereka datang ke
Madinah tanpa memiliki harta
d.
Balai pertemuan tempat
mempersatukan kabilah – kabilah yang masih berselisih
7.
Sebelum Nabi ke Madinah
kondisi masyarakatnya sangat memprihatinkan. Madinah dulunya bernama Yatsrib.
Ada 3 kelompok besar yang tinggal di Yatsrib yaitu :
a.
Suku Auz
b.
Suku Khazraj
c.
Kaum Yahudi ( Terdiri
dari : Bani Qainuqa’, Bani Nadhir, dan Bani Quraizah)
8.
Bertahun tahun suku Auz
dan Khazraj saling bermusuhan dan menyerang, akibatnya kaum Yahudi mengambil
keuntungan dengan menguasai perekonomian.
9.
Setelah Nabi membangun
masjid dan mendamaikan kabilah yang berselisih, beliau membangun pasar. Pasar
tersebut dibangun dengan tujuan memulihkan perekonomian masyarakat. Pasar
tersebut bernama Manakhah.
Mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar
10.
Langkah selanjutnya yang
dilakukan Nabi setelah membangun Masjid dan pasar adalah mempersaudarakan kaum
Muhajirin dan Anshar
11.
Kaum Muhajirin adalah
orang – orang yang berhijrah bersama Nabi Muhammad. Sedang kaum Anshar adalah
kaum / penduduk asli Madinah yang membantu dan menolong kaum Muhajirin
12.
Selama ini saudara
identik dengan hubungan darah dan hubungan nasab, namun untuk persaudaraan yang
digagas oleh Nabi Muhammad ini berdasarkan aqidah/agama
13.
Nabi mempersaudarakan
kaum Muhajirin dan Anshar di rumah Anas bin Malik
14.
Berikut nama sahabat yang
dipersaudarakan :
|
No |
Muhajirin |
Anshar |
|
1. |
Abu Bakar |
Kharijah bin
Zuhair |
|
2. |
Umar bin
Khattab |
Itbah bin Malik |
|
3. |
Abu Ubaidah bin
Jarrah |
Sa’ad bin Muadz |
|
4. |
Said bin Zaid |
Ubay bin Kaab |
|
5. |
Mus’ad bin
Umair |
Abu Ayyub
Khalid |
|
6. |
Bilal bin Rabah |
Abu Ruwaihah |
|
7.
|
Abu Dzar Al
Ghifari |
Mundzir |
|
8.
|
Hatib bin
Baltaah |
Uwaim bin
Saidah |
|
9.
|
Abdurrahman bin
Auf |
Sa’ad bin Rabi’ |
|
10.
|
Zubair bin
Awwam |
Salamah bin
Salamah |
|
11.
|
Thalhah bin
Ubaidilah |
Ka’ab bin Malik |
|
12.
|
Usman bin Affan |
Auz bin Tsabit |
|
13.
|
Abu Hudzaifah
bin Utbah |
Ubbad bin Bisyr |
|
14.
|
Amar bin Yasir |
Hudzaifah bin
Al Yaman |
|
15.
|
Salman Al
Farisi |
Abu Darda |
15.
Mereka mempersilahkan
kaum Muhajirin dan Ansharuntuk tinggal di rumah mereka, berbagi makanan, dan
mencarikan pekerjaan.
16.
Setelah mengikat dalam
persaudaraan Nabi membuat perjanjian yang dikenal dengan Piagam Madinah yang
isinya sebagai berikut :
a.
Mereka adalah umat yang
satu diluar golongan yang lain
b.
Orang mukmin tidak boleh
meninggalkanseseorang yang menanggung beban hidup diantara mereka
c.
Orang mukmin yang
bertakwa harus melawan orang yang berbuat zalim
d.
Seorang mukmin tidak
boleh mencelakai orang mukmin lainnya karena membela orang kafir
e.
Orang mukmin tidak boleh
membantu kaum kafir dengan mengabaikan mukmin lainnya
f.
Semua hal yang
diperselisihkan harus dikembalikan kepada Allah dan RasulNya
17.
Sikap yang patut
diteladani dari kisah Nabi Muhammad membangun kota Madinah :
a.
Toleransi dan Menghargai
Perbedaan
b.
Teguh pendirian
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama :................................................
Kelas : V (LIMA) Fase C
Tanggal :
................................................
BAB 1
HURUF HIJAIYAH BERSAMBUNG, MIM SUKUN,
DAN Q.S. AL-'ASR
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik
dapat membaca huruf hijaiyah bersambung, mengenali tiga hukum Mim Sukun,
membaca Q.S. Al-'Asr, dan menjelaskan kandungannya.
Kegiatan 1 – Membaca Huruf Hijaiyah Bersambung
تَرْمِيهِمْ
بِحِجَارَةٍ مِّنْ سِجِّيلٍ
وَمِمَّا
رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ
أُولَٰئِكَ
عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ
الَّذِي
أَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ
الَّذِينَ
هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ
Nilai membaca:
....................
Kegiatan 2 – Hukum Mim Sukun
|
No. |
Hukum Mim Sukun |
Huruf Penyebab |
Cara Membaca |
|
1 |
........................ |
ب |
........................ |
|
2 |
........................ |
م |
........................ |
|
3 |
........................ |
Selain
م dan ب |
........................ |
Apa arti Ikhfa?
_________________________________________________________________________________________________________
Apa arti Syafawi?
_________________________________________________________________________________________________________
Apa yang dimaksud
Idgham Mimi?
_________________________________________________________________________________________________________
Apa yang dimaksud
Idzhar Syafawi?
_________________________________________________________________________________________________________
Kegiatan 3 – Menentukan Hukum Bacaan
1. تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ → Hukum: ........................
2. لَهُمْ مَا يَشَاءُونَ → Hukum: ........................
3. لَمْ يَلِدْ → Hukum: ........................
4. عَلَيْهِمْ وَلَا
هُمْ يَحْزَنُونَ → Hukum:
........................
5. هُمْ مُّؤْمِنُونَ → Hukum: ........................
Kegiatan 4 – Q.S. Al-'Asr
Q.S. Al-'Asr
adalah surah ke-........ dan terdiri atas ........ ayat. Arti Al-'Asr adalah ................................
Tuliskan Q.S. Al-'Asr ayat 1–3!
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Tuliskan 3 hal yang dapat kamu lakukan agar tidak menyia-nyiakan waktu!
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Paraf Guru:
.................... Nilai:
....................
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama :................................................
Kelas : V (LIMA) Fase C
Tanggal :
................................................
BAB 2
ASMAUL HUSNA
Al-Halim,
Asy-Syakur, Al-Hakim, dan Al-Wadud
Kegiatan 1 – Pasangkan
|
Asmaul Husna |
Arti |
|
Al-Halim |
........................ |
|
Asy-Syakur |
........................ |
|
Al-Hakim |
........................ |
|
Al-Wadud |
........................ |
Kegiatan 2 – Benar atau Salah
1. Al-Halim berarti Allah Maha Penyantun. (....)
2. Al-Hakim berarti Allah Maha Bijaksana. (....)
3. Meneladani Al-Wadud berarti menyakiti teman. (....)
4. Asy-Syakur mengajarkan kita menghargai nikmat Allah. (....)
5. Kita harus mudah marah kepada orang lain. (....)
Kegiatan 3 – Studi Kasus
Temanmu tidak sengaja merusakkan pensilmu. Apa yang sebaiknya kamu lakukan?
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Kamu mendapatkan bantuan dari teman. Sikap apa yang harus kamu tunjukkan?
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Kamu harus mengambil keputusan dalam kelompok. Apa yang harus kamu lakukan
terlebih dahulu?
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Kegiatan 4 – Aku Bisa Meneladani
|
Perilaku |
✓ |
|
Memaafkan
kesalahan teman |
|
|
Membalas
keburukan dengan keburukan |
|
|
Menyayangi
orang tua |
|
|
Menghargai
pendapat teman |
|
|
Bersyukur
atas nikmat Allah |
|
|
Suka
menolong |
|
|
Mudah
marah |
|
Asmaul Husna yang
paling ingin saya teladani:
........................................................
Alasannya:
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Paraf Guru: ....................
Nilai: ....................
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama :................................................
Kelas : V (LIMA) Fase C
Tanggal :
................................................
BAB 3 BERDOA DAN
TAWAKAL KEPADA ALLAH SWT.
Kegiatan 1 – Pengertian Doa
1. Doa berasal
dari bahasa Arab ....................................
2. Doa berarti
memanggil, memohon, dan ........................
3. Berdoa merupakan salah satu bentuk ..............................
4. Berdoa kepada Allah dilakukan dengan hati yang ............
Kegiatan 2 – Tata Cara Berdoa
1.
................................................................................................
2.
................................................................................................
3.
................................................................................................
4.
................................................................................................
5.
................................................................................................
Kegiatan 3 – Hafalan Doa
Tuliskan doa untuk kedua orang tua!
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Artinya:
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Tuliskan doa memohon kebaikan dunia dan akhirat!
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Kegiatan 4 – Tawakal
1. Apa arti tawakal?
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
2. Apakah tawakal berarti tidak perlu berusaha? Jelaskan!
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
3. Apa yang harus dilakukan sebelum bertawakal?
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
4. Sebutkan 3 hikmah bertawakal!
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Kegiatan 5 – Aku Berlatih
Situasi: Besok kamu akan mengikuti ulangan PAI.
Ikhtiar:
_________________________________________________________________________________________________________
Doa:
_________________________________________________________________________________________________________
Tawakal:
_________________________________________________________________________________________________________
Paraf Guru: ....................
Nilai: ....................
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama :................................................
Kelas : V (LIMA) Fase C
Tanggal :
................................................
BAB
4 KETENTUAN PUASA WAJIB DAN PUASA SUNNAH
Kegiatan 1 – Lengkapi
1. Puasa merupakan rukun Islam yang ke-........
2. Puasa menurut bahasa berarti ....................................
3. Puasa Ramadan hukumnya ..........................................
4. Puasa Ramadan dilaksanakan selama ........ atau ........ hari.
5. Menahan diri dimulai dari ........ sampai ........
6. Niat merupakan salah satu ................................ puasa.
Kegiatan 2 – Syarat Puasa
Empat syarat wajib puasa:
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Tiga syarat sah puasa:
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Kegiatan 3 – Memilah Perbuatan
|
Perbuatan |
M/T |
|
Makan
dengan sengaja |
|
|
Minum
dengan sengaja |
|
|
Membaca
Al-Qur'an |
|
|
Muntah
dengan sengaja |
|
|
Bersedekah |
|
|
Berzikir |
|
|
Murtad |
|
Kegiatan 4 – Puasa Sunnah
|
No. |
Nama Puasa Sunnah |
Keterangan |
|
1 |
Senin-Kamis |
................................ |
|
2 |
Syawwal |
................................ |
|
3 |
Arafah |
................................ |
|
4 |
Ayyamul
Bidh |
................................ |
|
5 |
Daud |
................................ |
Kegiatan 5 – Hikmah Puasa
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Refleksi: Setelah
belajar tentang puasa, saya akan berusaha:
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Paraf Guru:
.................... Nilai:
....................
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama :................................................
Kelas : V (LIMA) Fase C
Tanggal :
................................................
BAB 5
KEPEMIMPINAN NABI MUHAMMAD SAW. DI
MADINAH
Kegiatan 1 – Urutkan Peristiwa
(....) Nabi mempersaudarakan Muhajirin dan Anshar.
(....) Nabi membangun Masjid Nabawi.
(....) Nabi hijrah dari Makkah ke Madinah.
(....) Nabi
membangun pasar.
(....) Nabi
membuat Piagam Madinah.
Kegiatan 2 – Lengkapi
1. Nabi singgah di ................................
2. Masjid pertama yang didirikan Nabi adalah Masjid
........................
3. Masjid yang dibangun Nabi di Madinah disebut Masjid ...................
4. Penduduk asli
Madinah yang membantu Muhajirin disebut ........
5. Orang-orang
yang berhijrah bersama Nabi disebut kaum ..................
6. Pasar yang
dibangun Nabi bernama ...........................................
Kegiatan 3 – Muhajirin dan Anshar
Muhajirin:
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Anshar:
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Mengapa Nabi
Muhammad saw. mempersaudarakan keduanya?
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Kegiatan 4 – Piagam Madinah
Tuliskan 3 isi
Piagam Madinah yang kamu ketahui!
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Kegiatan 5 – Sikap Teladan
|
Sikap |
✓ |
|
Menghargai
perbedaan |
|
|
Suka
bermusuhan |
|
|
Menjaga
persaudaraan |
|
|
Bermusyawarah |
|
|
Menolong
orang lain |
|
|
Bersikap
zalim |
|
|
Teguh
pendirian dalam kebaikan |
|
Kegiatan 6 – Aku Bisa Menjadi Pemimpin
Tuliskan 5 sikap yang akan kamu lakukan sebagai ketua kelompok!
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Sikap Nabi
Muhammad saw. yang paling ingin saya teladani:
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Paraf Guru:
.................... Nilai:
....................
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
ASESMEN SEMESTER AKHIR
(ASAS)
Nama :................................................
Kelas : V (LIMA) Fase C
Tanggal :
................................................
A. Pilihan Ganda
1. Hukum Mim Sukun apabila bertemu huruf ب adalah ....
A. Idzhar Syafawi B.
Idgham Mimi C. Ikhfa
Syafawi D. Qalqalah
2.
Q.S. Al-'Asr terdiri atas ....
A.
3 ayat B. 4 ayat C. 5 ayat D. 7 ayat
3. Al-Halim berarti ....
A. Maha Bijaksana B. Maha Penyantun C. Maha Mencintai
D. Maha Mensyukuri
4. Al-Hakim berarti ....
A. Maha Bijaksana
B. Maha Penyantun C.
Maha Pengampun D. Maha Mencintai
5.
Sikap yang sesuai dengan Al-Wadud adalah ....
A. membenci teman
B. menyakiti orang lain C. menyayangi sesamaD. membalas
kesalahan
6. Doa merupakan salah satu bentuk ....
A. permainan B. ibadah C.
pekerjaan D. perlombaan
7. Setelah melakukan ikhtiar, seorang muslim hendaknya
....
A. menyerah B. Tawakal C. Marah D. mengeluh
8. Puasa Ramadan hukumnya ....
A. wajib B. makruh C. Mubah D.
sunnah
9. Salah satu puasa sunnah adalah ....
A. puasa Ramadan B. puasa Senin-Kamis C.
puasa Idul Fitri D. puasa Idul Adha
10.
Kaum yang berhijrah bersama Nabi Muhammad saw. disebut ....
A.
Anshar B.
Muhajirin C. Yahudi D.
Quraisy
B.
Isian
1. Ikhfa Syafawi terjadi apabila Mim Sukun bertemu huruf
............
2. Asy-Syakur berarti Allah Maha
............................................
3. Tawakal dilakukan setelah
...................................................
4. Puasa merupakan rukun Islam yang ke
....................................
5. Penduduk asli Madinah yang menolong Muhajirin disebut ............
C. Uraian
1. Jelaskan tiga macam hukum bacaan Mim Sukun!
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
2. Sebutkan empat pesan utama Q.S. Al-'Asr!
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
3. Sebutkan empat cara meneladani Asmaul Husna Al-Halim!
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
4. Jelaskan hubungan antara ikhtiar, doa, dan tawakal!
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
5. Sebutkan tiga sikap yang dapat diteladani dari kepemimpinan Nabi
Muhammad saw. di Madinah!
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Paraf Guru: .................... Nilai: ....................
PENILAIAN DIRI
|
Pernyataan |
😊 Sudah |
😐 Cukup |
😟 Belum |
|
Saya
dapat membaca huruf hijaiyah bersambung |
|
|
|
|
Saya
dapat membedakan hukum Mim Sukun |
|
|
|
|
Saya
hafal Q.S. Al-'Asr |
|
|
|
|
Saya mengetahui arti 4 Asmaul Husna |
|
|
|
|
Saya
memahami arti tawakal |
|
|
|
|
Saya
memahami ketentuan puasa |
|
|
|
|
Saya
mengetahui kisah Nabi di Madinah |
|
|
|
|
Saya dapat meneladani akhlak Nabi |
|
|
|
Hal yang paling
saya sukai dalam pembelajaran semester ini:
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
Hal yang masih ingin saya pelajari:
_________________________________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________
|
Peserta Didik |
Orang Tua/Wali |
Guru PAI/BP |
|
|
|
|
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar